Jakarta | Maluku.Newsline.id — Minggu,10 November 2025, Salah satu putri terbaik Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, Vallerie Putri Riwaleli Petrusz, siswi SMAK 5 BPK Penabur Jakarta, berhasil meraih penghargaan pujian verbal (Verbal Commendation Award) pada ajang internasional Asia World Model United Nations (AWMUN) yang digelar di bawah naungan United Nations Environmental Programme (UNEP)
Dalam forum bergengsi tersebut, Vallerie memperkenalkan dirinya di hadapan para delegasi dunia.
“Halo semuanya, nama saya Vallerie Putri Riwaleli Petrusz. Saya baru saja lulus dari SMART FP di Jakarta tahun 2023, dan saya merupakan anggota United Nations Environmental Programme,” ujarnya di hadapan peserta sidang dewan UNEP.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Vallerie juga memperkenalkan daerah asalnya sebagai wilayah terdepan Indonesia.
“Saya berasal dari salah satu daerah terluar Indonesia, yaitu Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku,” ungkapnya dengan bangga.
Penghargaan tersebut menjadi pencapaian pertama bagi Vallerie di ajang internasional.
“Sebetulnya ini pengalaman pertama saya. Sebagai pemula, saya merasa perlu banyak belajar dan berlatih,” tuturnya dengan rendah hati.
Dalam kesempatan itu, Vallerie tidak lupa menyampaikan rasa syukurnya kepada Tuhan dan semua pihak yang telah memberikan dukungan.
“Saya sangat bersyukur kepada Yesus Kristus, karena kasih-Nya saya bisa berada di sini dan menjadi diri saya sekarang. Saya berterima kasih kepada orang tua saya, kepada Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya, serta kepada seluruh keluarga dan masyarakat di daerah saya,” ucapnya penuh haru.
Momentum tersebut juga ia gunakan untuk menyemangati generasi muda Indonesia agar berani mengambil peluang dan keluar dari zona nyaman.
“Kalian semua adalah pemuda yang menginspirasi. Jadi, jangan takut untuk keluar dari zona nyaman, mengekspresikan diri, mengeksplorasi potensi, dan berpikir lebih kritis. Dorong diri kalian untuk menjadi lebih baik demi sesama,” pesan Vallerie.
Menutup pernyataannya, Vallerie menyampaikan terima kasih kepada keluarga dan pemerintah daerah yang telah menjadi sumber kekuatan dan inspirasi baginya.
“Terima kasih untuk ibu, ayah, dan pemerintah Provinsi Maluku atas dukungannya. Karena kalian, saya bisa berada di sini dan percaya pada diri saya sendiri bahwa saya mampu melakukan semua ini,” pungkasnya.
Kisah Vallerie menjadi bukti bahwa putra-putri Maluku memiliki potensi besar untuk bersaing di kancah dunia. Semangat dan keberaniannya diharapkan membakar semangat anak muda Maluku untuk terus berprestasi, membawa nama daerah dan bangsa ke tingkat yang lebih tinggi.










