Ratusan Karyawan Marketplace Di-PHK, Netizen Geram

Jumat, 30 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Istimewa

Foto : Istimewa

Jakarta, Newsline.id – Sebuah video viral memperlihatkan ratusan karyawan sebuah perusahaan marketplace dipecat secara massal. Banyak dari mereka telah bekerja bertahun-tahun, bahkan hingga 8 tahun.

PHK ini disebut terjadi secara mendadak, tanpa pemberitahuan atau penjelasan yang jelas. Para karyawan mengaku kecewa karena tidak diberi waktu untuk bersiap dan merasa diperlakukan tidak adil.

Menuai Kecaman Publik

Video tersebut langsung ramai di media sosial. Banyak netizen mengecam cara perusahaan memberhentikan karyawan, dan menyerukan boikot terhadap layanan marketplace itu. Tagar #Boikot[Perusahaan] pun trending.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diduga Karena Efisiensi

Meski belum ada pernyataan resmi, PHK ini diperkirakan terjadi karena:

  • Penghematan biaya
  • Perubahan strategi bisnis
  • Otomatisasi dan digitalisasi proses kerja

Pemerintah Turun Tangan

Kementerian Ketenagakerjaan menyatakan akan menyelidiki kasus ini agar proses PHK sesuai aturan. Pakar menilai perusahaan seharusnya lebih transparan dan menghargai kontribusi para pekerja.

“PHK bukan hanya soal bisnis, tapi soal kemanusiaan,” ujar seorang pengamat ketenagakerjaan.

Kesimpulan:
PHK massal ini memicu keprihatinan dan sorotan tajam. Banyak pihak berharap perusahaan lebih bijak dalam membuat keputusan, karena di balik angka-angka, ada kehidupan dan keluarga yang terdampak. (**********)

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Welem Porumau: Dari Kampus di Ambon hingga Panggung Google Indonesia
Partai Politik, Oligarki, dan Rapuhnya Makna Perkaderan
Jurang Ekonomi Melebar di Tengah Kenaikan Biaya Hidup
Forum Indonesia–Jepang 2026, Fokus pada Energi Terbarukan dan Iklim Investasi Kompetitif
Ridwan Umachina: Pers adalah Pilar Bangsa
Ratusan SDM Rehsos Non-P3K Kemensos Minta Keadilan Atas Pemutusan Kontrak Sepihak
Evakuasi Terkendala Medan Terjal, Puing Pesawat ATR 42 Ditemukan di Maros
DPP GMNI Soroti Akses Mineral Kritis dalam Perjanjian Dagang Indonesia–AS, Tegaskan Kedaulatan Energi Nasional
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:13 WIT

Jejak Welem Porumau: Dari Kampus di Ambon hingga Panggung Google Indonesia

Rabu, 22 April 2026 - 13:19 WIT

Partai Politik, Oligarki, dan Rapuhnya Makna Perkaderan

Minggu, 19 April 2026 - 15:51 WIT

Jurang Ekonomi Melebar di Tengah Kenaikan Biaya Hidup

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:50 WIT

Forum Indonesia–Jepang 2026, Fokus pada Energi Terbarukan dan Iklim Investasi Kompetitif

Senin, 9 Februari 2026 - 13:07 WIT

Ridwan Umachina: Pers adalah Pilar Bangsa

Berita Terbaru