Viral di medsos: guru SMPN 5 ilmarang MBD diduga robek seragam siswa

Kamis, 6 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maluku Barat Daya| Maluku.newline.id_ Dunia pendidikan di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah video viral di media sosial memperlihatkan dugaan tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh seorang guru terhadap siswanya. Dalam video yang beredar di Facebook itu, tampak pakaian tiga siswa SMP Negeri 5 Ilmarang, Kecamatan Dawelor Dawera rusak total

Video berdurasi singkat tersebut pertama kali dibagikan sekitar enam jam lalu dan langsung menuai berbagai tanggapan dari warganet. Berdasarkan pantauan maluku.newline.id dalam Vidio tersebut orang tua murid menyebutkan tindakan itu dilakukan oleh guru bernama”Rut Roimasa ” merobek pakaian seragam tiga siswa di sekolah.

Dalam pernyataan yang terekam dalam video, orang tua dari ketiga murid tersebut menyampaikan kekecewaannya atas tindakan sang guru.
“Saya selaku orang tua dari ketiga murid tidak setuju dengan perilaku salah seorang guru dari SMP Negeri 5 Ilmarang atas nama Rut Roimasa. Kami selaku orang tua sangat menyesal atas kejadian ini,” ujar salah satu orang tua murid dengan nada kesal.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Orang tua tersebut menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan perilaku seorang pendidik. Menurutnya, bila siswa melakukan kesalahan, seharusnya diberikan pembinaan sesuai fungsi lembaga pendidikan, bukan dengan cara merusak pakaian siswa.

“Kalau anak-anak salah, kasih pembinaan saja. Kalau bajunya kotor, bilang orang tua. Jangan bikin sampai anak-anak punya baju tarabe (robek) seperti ini,” ucapnya dengan nada kecewa.

Ia juga menegaskan bahwa perilaku semacam itu tidak pantas dilakukan oleh tenaga pendidik, “Perilaku seperti ini tidak baik dan tidak etis,” tambahnya singkat.

Hingga kini, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian tersebut. Namun orang tua siswa berharap agar pihak sekolah dan instansi pendidikan di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten MBD segera menindaklanjuti dan memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

“Kami berharap pihak sekolah dapat melihat hal seperti ini dan mengambil tindakan yang tegas,” ujar orang tua siswa menutup pernyataannya.

Peristiwa ini memicu perdebatan publik di dunia maya. Banyak warganet yang mengecam tindakan tersebut dan menilai perlu adanya evaluasi terhadap etika serta profesionalisme guru di lingkungan sekolah-sekolah daerah terpencil.

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Speedboat Rute Sinairusi -Tepa Tenggelam, 7 Penumpang Masih Dalam Pencarian
SMIT Kecam Kriminalisasi Warga Adat Halmahera Utara, Nilai Negara Lebih Lindungi Investasi
Potensi Besar, Akses Terbatas: Warga Taniwel Timur Harap Perbaikan Jalan Tani
Sorotan Anggaran TP PKK SBB, Aldi: Jangan Bangun Opini Tanpa Data
Salah Tangkap Victor Parera, Polisi Minta Maaf, Publik Pertanyakan Sikap Resmi Institusi
Klarifikasi Dugaan Salah Tangkap di Maluku Tengah Viral di Facebook, Keluarga Minta Pemulihan Nama Baik
Ridwan Umachina: Pers adalah Pilar Bangsa
Tepi Negeri, Ridwan Hidayatullah Umachina SH, Menyatukan Politik, Iman, dan Kerja Nyata
Berita ini 519 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:11 WIT

Speedboat Rute Sinairusi -Tepa Tenggelam, 7 Penumpang Masih Dalam Pencarian

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:32 WIT

SMIT Kecam Kriminalisasi Warga Adat Halmahera Utara, Nilai Negara Lebih Lindungi Investasi

Selasa, 28 April 2026 - 19:32 WIT

Potensi Besar, Akses Terbatas: Warga Taniwel Timur Harap Perbaikan Jalan Tani

Sabtu, 18 April 2026 - 20:35 WIT

Sorotan Anggaran TP PKK SBB, Aldi: Jangan Bangun Opini Tanpa Data

Jumat, 17 April 2026 - 06:54 WIT

Salah Tangkap Victor Parera, Polisi Minta Maaf, Publik Pertanyakan Sikap Resmi Institusi

Berita Terbaru