BPBD Bentuk Group Inovasi “Si Mooinggat ” Untuk Pelayanan Info Gempa Bumi

Jumat, 4 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUOL, NEWSLINE. ID Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten buol provinsi Sulawesi Tengah saat ini sudah memilki alat pendeteksi gempa bumi yang terkoneksi langsung dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Pusat nama alat tarsebut”Receiver System Ina Tews “ mampu memperlihatkan pergerakan getaran bumi di seluruh wilayah Indonesia yang menimbulkan bencana alam dalam waktu yang singkat hal itu di sampaikan kepala Badan (Kaban) Moh Kacfhi Marzuni pada Media ini Jumat (4/10/2024).

IMG 20241004 132700 scaled

Ia menjelaskan kelebihan alat ini dapat memperlihatkan kejadian gempa di seluruh wilayah Indonesia termasuk di buol yang mampu mendeteksi ketika terjadi gempa bumi maupun sunami, sehinggai dapat membantu menginformasikan kepada masyarakat dalam waktu singkat. Demikian juga masyarakat tidak panik melakukan evakuasi menyelamatkan diri menghindari terjadinya bencana yang lebih besar.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“alat ini bekerja setiap detik  mendeteksi setiap kejadian gempa dan berbunyi meraung-raung seperti sirene. “ ungkap Kaban Moh Kacfhi.

Adapaun inovasi yang akan di lakukan BPBD buol kedepan Untuk memudahkan pemerintah Desa camat dan masyarkat mengetahui adanya kejadian gempa pihaknya akan membuat group aplikasi yang di beri nama si MOOINGGAT artinya si Cepat, aplikasi group ini nantinya akan mengundang pemerinta kecamatan kelurahan dan desa untuk bergabung sehingga ketika ada kejadian BPBD bekerja sama dengan BMKG akan memberikan informasi secara cepat melalu8 group tersebut untuk di sebarkan kepada masyakarat secara luas.

“.group ini nanti akan memudahkan kita memberikan informasi ke seluruh kecamatan dan desa ketika terjadi gempa bumi. “ujar Moh Kacfhi

Ia berharap kepada seluruh pemerinta kecamatan dan desa agar membuat peta jalur evakuasi bekeordinasi dengan BPBD karena yang mengetahui jalur untuk evakuasi warga jika terjadi bencana ada pada peta BMKG, sehingga tim reaksi cepat (TRC) cepat bertindak untuk melakukan langka-langka evakuasi bencana.

IMG 20241004 133608 scaled

“kalau kelemahan kami di kabupaten semua kendaraan operasional rusak tidak ada yang berfungsi dengan baik, demikian juga anggota tim TRC yang saat ini berjumlah 9 orang padahal idealnya harus 30 orang masih jauh dari kabupaten lain di sulteng.. “Pungkas Kaban Moh Kacfhi Marzuni. (Utham).

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendopo Bupati Tak Pernah Ditempati, Pemuda Bursel Soroti Komitmen La Hamidi
Tokoh Pemuda Desa Depur Nilai Pejabat Desa Salah Fokus
Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi Kemanusiaan di Kota Ambon
Ketum PP GMKI Prima Surbakti Ajak GMKI Ambon Hadapi Efisiensi Anggaran dengan Kreativitas dan Gotong Royong
Sanus 2026 Hapus Trayek ke Pulau Luang, GEMA MBD Desak Pemda Bertindak
Sanus 2026 Hapus Trayek ke Pulau Luang, GEMA MBD Desak Pemda Bertindak
IKHSO Ambon Desak Polres MBD Copot Kapospol Pulau Roma atas Dugaan Kekerasan Terhadap Warga
GEMA-MBD Desak Pemprov dan DPRD Maluku Buka Hasil Investigasi Insiden Tongkang Patah PT BTR di Pulau Wetar
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:56 WIT

Pendopo Bupati Tak Pernah Ditempati, Pemuda Bursel Soroti Komitmen La Hamidi

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:43 WIT

Tokoh Pemuda Desa Depur Nilai Pejabat Desa Salah Fokus

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:04 WIT

Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi Kemanusiaan di Kota Ambon

Sabtu, 17 Januari 2026 - 15:37 WIT

Ketum PP GMKI Prima Surbakti Ajak GMKI Ambon Hadapi Efisiensi Anggaran dengan Kreativitas dan Gotong Royong

Jumat, 2 Januari 2026 - 14:25 WIT

Sanus 2026 Hapus Trayek ke Pulau Luang, GEMA MBD Desak Pemda Bertindak

Berita Terbaru