MBD | Maluku.Newsline.id – Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Kepulauan Roma, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Senin (17/8/2026), berlangsung semarak. Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari siswa-siswi SMP Negeri 5 PP Terselatan.
Para pelajar tersebut tidak sekadar mengikuti rangkaian perayaan kemerdekaan. Mereka menghadirkan drama yang mengangkat kembali suasana detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus membawa penonton seolah kembali menyaksikan salah satu momentum paling bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Penampilan itu menjadi semakin unik karena para siswa menggunakan dialog dalam daerah. Pilihan tersebut membuat drama terasa lebih dekat dengan kehidupan masyarakat setempat sekaligus memberikan warna tersendiri dalam perayaan HUT Kemerdekaan di Kepulauan Roma.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di tengah suasana peringatan yang penuh semangat nasionalisme, penggunaan bahasa daerah menjadi pesan tersendiri.
Para siswa menunjukkan bahwa kecintaan terhadap Indonesia dapat berjalan beriringan dengan upaya menjaga bahasa dan identitas budaya lokal.
Drama yang mereka bawakan bukan hanya menjadi hiburan dalam rangkaian perayaan 17 Agustus.
Lebih dari itu, penampilan tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal kembali sejarah perjuangan bangsa dengan cara yang kreatif dan kontekstual dengan kehidupan masyarakat di daerah.
Penggunaan dialog daerah juga memperlihatkan bagaimana budaya lokal dapat menjadi bagian dari cara generasi muda menyampaikan pesan-pesan kebangsaan.
Sejarah Proklamasi yang selama ini dikenal melalui buku pelajaran dihadirkan dalam bentuk pertunjukan yang lebih hidup dan mudah diterima oleh masyarakat.
Kehadiran SMPN 5 PP Terselatan pun menambah warna dalam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Kepulauan Roma.
Semangat kemerdekaan tidak hanya terlihat dari upacara dan berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kreativitas pelajar dalam menghidupkan sejarah dan merawat identitas budaya daerah.
Melalui drama tersebut, para siswa secara tidak langsung menyampaikan pesan sederhana namun kuat: kemerdekaan adalah warisan sejarah yang harus terus dikenang, sementara budaya daerah adalah identitas yang harus tetap dijaga.
Penulis : KB Ambon
Editor : KB Ambon










