Setelah Viral, Guru SMPN 5 Ilmarang Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi

Sabtu, 8 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maluku Barat Daya | maluku.newline.id — Setelah video aksi seorang guru merobek pakaian siswa di SMP Negeri 5 Ilmarang, Kecamatan Dawelor Dawera, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) viral di media sosial, kini guru bersangkutan, Rut Roimasa, akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan memberikan ganti rugi kepada keluarga tiga siswa yang menjadi korban.IMG 20251108 WA0004

Berdasarkan pantauan maluku.newline.id, permintaan maaf itu terlihat dalam video yang diunggah pada Jumat, 7 November 2025, sekitar pukul 14.01 WIT. Dalam video tersebut, terlihat suasana pertemuan berjalan hangat dan damai antara pihak guru, orang tua siswa, serta sejumlah pegawai sekolah.IMG 20251108 WA0003

Rut Roimasa tampak menyerahkan seragam sekolah baru kepada orang tua dari ketiga siswa sebagai bentuk ganti rugi atas pakaian yang sebelumnya dirusak. Selain itu, juga tampak adanya penandatanganan dokumen kesepakatan antara kedua belah pihak sebagai tanda perdamaian.IMG 20251108 WA0002

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu orang tua siswa yang mewakili keluarga menyampaikan bahwa dengan adanya permintaan maaf dan ganti rugi tersebut, persoalan dinyatakan telah selesai.

“Kami dari ketiga orang tua murid telah mengklarifikasi terkait persoalan yang terjadi di SMPN 5 Ilmarang dengan para dewan guru dan pegawai. Kami sudah selesai dan sepakat,” ujarnya dalam video berdurasi singkat itu.IMG 20251108 WA0001

Setelah proses permintaan maaf berakhir, guru, pegawai sekolah, dan para orang tua siswa tampak saling berjabat tangan sebagai simbol perdamaian dan penyelesaian masalah secara kekeluargaan.IMG 20251108 WA0000

Peristiwa ini sebelumnya sempat menuai reaksi publik setelah video tindakan tidak pantas itu beredar luas di media sosial. Kini, dengan adanya permintaan maaf dan penyelesaian damai, kasus tersebut diharapkan menjadi pelajaran bagi seluruh pihak agar mengedepankan etika dan pembinaan dalam lingkungan pendidikan.(KB-AMBON)

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 2,6 Guncang Perairan Seram Bagian Barat
Speedboat Rute Sinairusi -Tepa Tenggelam, 7 Penumpang Masih Dalam Pencarian
SMIT Kecam Kriminalisasi Warga Adat Halmahera Utara, Nilai Negara Lebih Lindungi Investasi
Potensi Besar, Akses Terbatas: Warga Taniwel Timur Harap Perbaikan Jalan Tani
Sorotan Anggaran TP PKK SBB, Aldi: Jangan Bangun Opini Tanpa Data
Salah Tangkap Victor Parera, Polisi Minta Maaf, Publik Pertanyakan Sikap Resmi Institusi
Klarifikasi Dugaan Salah Tangkap di Maluku Tengah Viral di Facebook, Keluarga Minta Pemulihan Nama Baik
Ridwan Umachina: Pers adalah Pilar Bangsa
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 02:06 WIT

Gempa Magnitudo 2,6 Guncang Perairan Seram Bagian Barat

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:11 WIT

Speedboat Rute Sinairusi -Tepa Tenggelam, 7 Penumpang Masih Dalam Pencarian

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:32 WIT

SMIT Kecam Kriminalisasi Warga Adat Halmahera Utara, Nilai Negara Lebih Lindungi Investasi

Selasa, 28 April 2026 - 19:32 WIT

Potensi Besar, Akses Terbatas: Warga Taniwel Timur Harap Perbaikan Jalan Tani

Sabtu, 18 April 2026 - 20:35 WIT

Sorotan Anggaran TP PKK SBB, Aldi: Jangan Bangun Opini Tanpa Data

Berita Terbaru