Maluku Barat Daya | maluku.newline.id — Setelah video aksi seorang guru merobek pakaian siswa di SMP Negeri 5 Ilmarang, Kecamatan Dawelor Dawera, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) viral di media sosial, kini guru bersangkutan, Rut Roimasa, akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan memberikan ganti rugi kepada keluarga tiga siswa yang menjadi korban.
Berdasarkan pantauan maluku.newline.id, permintaan maaf itu terlihat dalam video yang diunggah pada Jumat, 7 November 2025, sekitar pukul 14.01 WIT. Dalam video tersebut, terlihat suasana pertemuan berjalan hangat dan damai antara pihak guru, orang tua siswa, serta sejumlah pegawai sekolah.
Rut Roimasa tampak menyerahkan seragam sekolah baru kepada orang tua dari ketiga siswa sebagai bentuk ganti rugi atas pakaian yang sebelumnya dirusak. Selain itu, juga tampak adanya penandatanganan dokumen kesepakatan antara kedua belah pihak sebagai tanda perdamaian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu orang tua siswa yang mewakili keluarga menyampaikan bahwa dengan adanya permintaan maaf dan ganti rugi tersebut, persoalan dinyatakan telah selesai.
“Kami dari ketiga orang tua murid telah mengklarifikasi terkait persoalan yang terjadi di SMPN 5 Ilmarang dengan para dewan guru dan pegawai. Kami sudah selesai dan sepakat,” ujarnya dalam video berdurasi singkat itu.
Setelah proses permintaan maaf berakhir, guru, pegawai sekolah, dan para orang tua siswa tampak saling berjabat tangan sebagai simbol perdamaian dan penyelesaian masalah secara kekeluargaan.
Peristiwa ini sebelumnya sempat menuai reaksi publik setelah video tindakan tidak pantas itu beredar luas di media sosial. Kini, dengan adanya permintaan maaf dan penyelesaian damai, kasus tersebut diharapkan menjadi pelajaran bagi seluruh pihak agar mengedepankan etika dan pembinaan dalam lingkungan pendidikan.(KB-AMBON)










