Gandeng IAKN Ambon, Narapolis Institute Konsisten Perangi Hoaks dan Dorong Nalar Muda di Era AI

Kamis, 24 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon | Maluku.Newsline.idNarapolis Institute bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon menggelar talkshow “Jempol Cerdas Maluku Goes to Campus” di Aula Moderasi IAKN Ambon, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan bertema “Masa Depan Maluku di Era Kecerdasan Artifisial: Nalar Muda, Demokrasi yang Berdaulat” ini menegaskan konsistensi Narapolis memerangi hoaks di media sosial, kini dengan menjadikan kampus sebagai pintu masuk.

Talkshow ini memperluas Program Jempol Cerdas, Maluku, yang selama ini menyasar pelajar, ke jenjang perguruan tinggi.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kampus sebagai Ruang Bebas

Dalam sambutan pembukaan, Rektor IAKN Ambon, Dr. Elka Anakotta, M.Si menyambut baik kehadiran Narapolis Institute. “IAKN adalah wadah akademik.

Percakapan intelektual harus dibangun secara bebas di sini,” ujarnya.

Presiden Mahasiswa BEM IAKN Ambon, Oktovianus Isra, berterima kasih kepada Narapolis yang mempercayakan IAKN Ambon sebagai pintu masuk memerangi hoaks di dunia kampus.

IMG 20260924 WA0067 scaled

Teknologi, Manusia, dan Ekonomi Kreatif

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Alhidayat Wajo, memaparkan pemanfaatan teknologi untuk menyerap aspirasi warga.

“Pemanfaatan teknologi dalam menyerap aspirasi terus saya lakukan, dengan platform yang sedang saya kembangkan. Ini salah satu bagian dari bagaimana kita memanfaatkan teknologi,” katanya.

Rektor IAKN Ambon mengingatkan bahwa teknologi harus dibarengi kesadaran sebagai manusia.

“Kita yang harus mampu menguasai teknologi, bukan teknologi yang menguasai kita,” ujarnya.

Dari sisi ekonomi, Kabid Pendidikan dan Riset BPD HIPMI Maluku, M. Daud Marasabessy, menyebut AI membuka peluang bagi anak muda Maluku di ekonomi kreatif. “Kita harus produktif, tidak hanya menjadi konsumen,” tegasnya.

Bonus Demografi dan Filter Informasi

Founder Narapolis Institute, Giovani Walewawan, menilai bonus demografi akan menjadi energi baru bagi demokrasi Maluku. Generasi Z, katanya, akan makin banyak terlibat dalam pengambilan kebijakan. “Namun harus dibarengi kemampuan memfilter informasi dan kerajinan memverifikasi informasi yang diterima,” ujarnya.

Dalam penutup, Giovani mengapresiasi para narasumber dan peserta, lalu mengajak mahasiswa membangun kolaborasi berkelanjutan dengan pemerintah, legislatif, dan akademisi.

“Keluarlah dari filter bubble, keluarlah dari echo chamber-mu. Terimalah perbedaan pendapat sebagai bagian dari demokrasi modern,” pesannya.

Diskusi dipandu moderator Natal Belinda Noya dan dilanjutkan tanya jawab interaktif dengan peserta.

Dialektika pun berjalan dengan lancar dengan menggunakan pertanyaan dan jawaban yang konstruktif dari pemantik.

Penulis : Angklin Ahwalam

Editor : Eston Halamury

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Memetakan Suara, Tak Ada yang Tertinggal: Alhidayat Wajo Siapkan “Beta AW” sebagai Peta Aspirasi Warga Maluku
Komite Aksi Kamisan Ambon Soroti Konflik Agraria dan Militerisasi di Maluku
Masyarakat Negeri Buano Desak Gubernur Maluku Realisasikan Janji Puskesmas Rawat Inap
Saniri Alifuru: Konservasi Jangan Marginalkan Masyarakat Adat
GEMA PENU SETARA Kritik Pertemuan 11 Raja Negeri, Minta Masyarakat Adat Dilibatkan dalam Penyelesaian Konservasi
Mahasiswa MBD Soroti Polemik Anggaran Kelistrikan Rp9 Triliun di Maluku, Dorong Transparansi
Pemprov Maluku Apresiasi Pengawalan Mahasiswa MBD terhadap Tenaga Kerja Lokal Blok Masela
Pastikan Tenaga Kerja Lokal pada Pengembangan Blok Masela, GEMA MBD, GMBK dan Ketua Paguyuban se-Kabupaten MBD Audiensi dengan Disnakertrans Provinsi Maluku
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 20:32 WIT

Memetakan Suara, Tak Ada yang Tertinggal: Alhidayat Wajo Siapkan “Beta AW” sebagai Peta Aspirasi Warga Maluku

Kamis, 24 September 2026 - 20:16 WIT

Komite Aksi Kamisan Ambon Soroti Konflik Agraria dan Militerisasi di Maluku

Kamis, 24 September 2026 - 19:19 WIT

Gandeng IAKN Ambon, Narapolis Institute Konsisten Perangi Hoaks dan Dorong Nalar Muda di Era AI

Senin, 7 September 2026 - 09:51 WIT

Saniri Alifuru: Konservasi Jangan Marginalkan Masyarakat Adat

Sabtu, 5 September 2026 - 14:02 WIT

GEMA PENU SETARA Kritik Pertemuan 11 Raja Negeri, Minta Masyarakat Adat Dilibatkan dalam Penyelesaian Konservasi

Berita Terbaru