Deklarasi Kebangkitan PM-MOLA Ambon, Tegaskan Semangat Persaudaraan dan Perjuangan

Rabu, 18 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon | Maluku.Newsline.id — Persekutuan Mahasiswa Moa Lakor (PM-MOLA) Ambon resmi menyatakan komitmennya untuk bangkit kembali setelah kurang lebih tiga tahun berada dalam masa fakum. Momentum ini di tandai dengan deklarasi resmi oleh puluhan mahasiswa Moa lakor pada 17 Februari 2026 di Ambon.

Ketua Koordinator PM-MOLA, Andre Kosabitu, Saat wawancarai menyampaikan sejumlah faktor yang menyebabkan organisasi tersebut sempat tidak aktif, sekaligus memaparkan langkah-langkah strategis untuk menghidupkannya kembali.

Andre menjelaskan bahwa salah satu alasan utama vakumnya organisasi adalah minimnya jumlah mahasiswa Moa–Lakor yang berdomisili dan aktif di Kota Ambon.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alasan utama organisasi PM-MOLA fakum di antaranya karena minimnya potensi mahasiswa Moa–Lakor yang berdomisili di Ambon. Banyak mahasiswa yang sudah selesai studi memilih melakukan aktivitas di luar Kota Ambon,” ujarnya.Selasa,(17/2/2026)

Selain itu, ia mengakui adanya persoalan internal dalam kepengurusan sebelumnya. “Kemudian juga adanya sedikit kesalahpahaman dalam internal kepengurusan yang lalu sehingga menyebabkan banyak potensi PM-MOLA menjadi apatis terhadap tanggung jawab dalam kepengurusan,” tambahnya.

Meski demikian, semangat kebangkitan organisasi lahir dari kerinduan mahasiswa yang masih aktif berkuliah di Ambon. “Mahasiswa PM-MOLA yang masih melakukan studi di Ambon mempunyai kerinduan yang besar untuk sama-sama berproses, belajar, berkembang, dan mempererat kembali tali persaudaraan yang telah renggang dalam organisasi ini,” jelas Andre.

Dalam upaya menumbuhkan kembali kepercayaan anggota dan pihak eksternal, ia menegaskan pentingnya transparansi, pembenahan struktur melalui Musyawarah Besar (Mubes), pelibatan potensi lama dan baru, serta membangun budaya komunikasi yang sehat dan saling menghargai.

Secara eksternal, PM-MOLA akan menyatakan kebangkitan organisasi secara resmi melalui surat, audiensi, dan media sosial, menunjukkan aksi nyata, serta membangun kembali kerja sama dengan organisasi paguyuban lain di Kota Ambon.

Screenshot 2026 02 18 02 34 56 28 6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7

Berikut Poin-poin yang Dalam deklarasi yang di tandatangani ketua koordinator,Andre Kosabitu dan Sekretaris,Chaken Saiklela dan resmi dibacakan tersebut, ditegaskan bahwa:

a. Berdasarkan AD/ART Persekutuan Mahasiswa Moa Lakor bahwa organisasi ini sudah berdiri sejak 10 April 2010 di Kota Ambon, Provinsi Maluku.

b. Bahwa untuk tetap mempertahankan eksistensi pergerakan organisasi ini, maka kami mahasiswa Moa Lakor dan seluruh civitas bersepakat untuk menghidupkan organisasi ini, mengingat kurang lebih 3 tahun organisasi ini ada dalam masa transisi dan tidak ada aktivitas organisasi sama sekali.

c. Organisasi ini adalah wadah yang menghimpun mahasiswa dan mahasiswi asal Pulau Moa dan Lakor yang sedang melanjutkan studi pada perguruan tinggi di Kota Ambon.

d. Kami bersepakat untuk melaksanakan Musyawarah Besar sebagai titik awal keberlanjutan perjuangan organisasi untuk memilih nahkoda baru dalam tubuh PM-MOLA Ambon.

Andre berharap kebangkitan ini menjadi awal baru bagi PM-MOLA untuk kembali aktif dan solid, dengan kepengurusan yang jelas serta bebas dari kepentingan politik maupun kepentingan pribadi.

“Harapan kami, mahasiswa Moa–Lakor merasa PM-MOLA adalah rumah kedua, tempat bernaung, tempat belajar, dan tempat berekspresi untuk mengembangkan bakat dan minat dalam diri,” tegasnya.

Ke depan, PM-MOLA juga menargetkan penguatan program pengembangan diri seperti pelatihan kepemimpinan dan public speaking, aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, serta menjadi organisasi mahasiswa daerah yang mandiri, berkelanjutan, dan berpengaruh positif.

Organisasi ini diharapkan mampu menjembatani mahasiswa dengan pembangunan daerah Moa–Lakor serta melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang kelak kembali membangun tanah asal.

Dengan semangat “Menata Kembali Tali Persaudaraan, Mewujudkan Persekutuan Mahasiswa Moa Lakor yang Aktif dan Berdampak”, PM-MOLA Ambon menandai babak baru perjalanan organisasinya menuju arah yang lebih aktif, solid, dan berdampak nyata.(*)

Penulis : Melris Salmanu

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masyarakat Negeri Buano Desak Gubernur Maluku Realisasikan Janji Puskesmas Rawat Inap
Saniri Alifuru: Konservasi Jangan Marginalkan Masyarakat Adat
GEMA PENU SETARA Kritik Pertemuan 11 Raja Negeri, Minta Masyarakat Adat Dilibatkan dalam Penyelesaian Konservasi
Mahasiswa MBD Soroti Polemik Anggaran Kelistrikan Rp9 Triliun di Maluku, Dorong Transparansi
Pemprov Maluku Apresiasi Pengawalan Mahasiswa MBD terhadap Tenaga Kerja Lokal Blok Masela
Pastikan Tenaga Kerja Lokal pada Pengembangan Blok Masela, GEMA MBD, GMBK dan Ketua Paguyuban se-Kabupaten MBD Audiensi dengan Disnakertrans Provinsi Maluku
Skandal Anggaran Publikasi Pemkot Ambon Rp13,6 Miliar Disorot, Mahasiswa Desak Kejati Maluku Usut Temuan BPK
Valentino Manduapessy Soroti Prioritas APBN: MBG dan Kopdes Berjalan, Penanganan Bencana NTT Jangan Terabaikan
Berita ini 136 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:44 WIT

Masyarakat Negeri Buano Desak Gubernur Maluku Realisasikan Janji Puskesmas Rawat Inap

Senin, 7 September 2026 - 09:51 WIT

Saniri Alifuru: Konservasi Jangan Marginalkan Masyarakat Adat

Kamis, 3 September 2026 - 22:53 WIT

Mahasiswa MBD Soroti Polemik Anggaran Kelistrikan Rp9 Triliun di Maluku, Dorong Transparansi

Selasa, 1 September 2026 - 23:24 WIT

Pemprov Maluku Apresiasi Pengawalan Mahasiswa MBD terhadap Tenaga Kerja Lokal Blok Masela

Selasa, 1 September 2026 - 22:52 WIT

Pastikan Tenaga Kerja Lokal pada Pengembangan Blok Masela, GEMA MBD, GMBK dan Ketua Paguyuban se-Kabupaten MBD Audiensi dengan Disnakertrans Provinsi Maluku

Berita Terbaru