Malra | Maluku.Newsline.id — Tim SAR Gabungan berhasil menyelamatkan dua nelayan yang mengalami mati mesin dan terombang-ambing di perairan sekitar Desa Danar, Pulau Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Senin (16/2).
Informasi awal diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon sekitar pukul 12.40 WIT dari Fauzan Matdoan. Ia melaporkan kecelakaan kapal yang menimpa sebuah perahu ketinting berpenumpang dua orang yang berangkat dari Pulau Kei Besar menuju Pulau Kei Kecil.
Perahu tersebut dilaporkan mengalami kerusakan mesin dan hanyut di sekitar Perairan Danar Kei Kecil, wilayah Kabupaten Maluku Tenggara, sehingga membutuhkan bantuan evakuasi segera.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada pukul 13.01 WIT, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Pos SAR Tual bersama unsur potensi SAR langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada koordinat 5° 58.418’S – 132° 44.286’E. Jarak lokasi sekitar 26,2 mil laut dengan heading 182° arah selatan dari pos SAR.
Tim tiba di lokasi pada pukul 14.34 WIT dan berhasil menemukan perahu ketinting beserta dua korban dalam kondisi selamat. Selanjutnya korban dievakuasi menuju Kota Tual untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Kasi Operasi SAR Ambon, Andry Azwan Henaulu, menjelaskan bahwa kedua korban berhasil diselamatkan setelah laporan diterima dan operasi SAR segera dilaksanakan.
“Perahu ketinting tersebut dilaporkan bertolak dari Pulau Kei Besar menuju Pulau Kei Kecil. Namun mengalami mati mesin dan terombang-ambing di sekitar Perairan Desa Danar. Alhamdulillah setelah laporan diterima dan dilaksanakan Operasi SAR, kedua korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga di Kota Tual,” ujarnya.
Adapun identitas korban yakni Hasan Matdoan (48) dan Ibrahim Matdoan (22).
Operasi SAR melibatkan rescuer Pos SAR Tual dan keluarga korban dengan menggunakan armada Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Pos SAR Tual. Saat operasi berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan hujan ringan dengan angin bertiup dari barat laut berkecepatan 21 knot serta tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.
Dengan ditemukannya seluruh korban dalam keadaan selamat, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas sinergi yang telah dilakukan. (**)
Penulis : Eston Halamury











