GEMA PENU SETARA Kritik Keras Kinerja Mantan Pejabat Maluku Tengah: Janji Pembangunan Jalan Kaloa Hanya Palsu

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ambon | Maluku.Newsline.id – Gerakan Mahasiswa Pemuda Pegunungan Seram Utara (GEMA PENU SETARA) kembali angkat suara terkait lambannya pembangunan infrastruktur di wilayah Pegunungan Seram Utara. Kritik tersebut terutama diarahkan kepada mantan Penjabat (PJ) Bupati Maluku Tengah, Rakib Sahubawa, yang dinilai gagal menepati janji kepada masyarakat.

Dalam pernyataan resminya, GEMA PENU SETARA menegaskan bahwa pemerintah kabupaten, khususnya di era kepemimpinan Sahubawa, telah abai terhadap kebutuhan mendesak warga pedalaman.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menilai kinerja mantan pejabat Maluku Tengah gagal total. Janji pembangunan Jalan Kaloa tidak pernah ditepati,” tegas GEMA PENU SETARA dalam keterangan tertulis, Rabu (10/12/2025).

Hingga kini, masyarakat Pegunungan Seram Utara disebut masih menghadapi kesulitan akses akibat jalan Kaloa yang tak kunjung dikerjakan dengan baik. Kondisi tersebut berdampak pada berbagai masalah sosial hingga ekonomi yang terus terjadi di wilayah tersebut.

“Banyak persoalan terjadi di Pegunungan Seram Utara, tetapi Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah masih menutup mata. Jalan Kaloa saja sampai sekarang belum dibangun dengan baik, sehingga masyarakat terus menderita karena akses jalan yang buruk,” lanjut pernyataan itu.

Ketua Umum GEMA PENU SETARA, Simon Maloy, memberikan kritik lebih tajam terhadap mantan pejabat bupati tersebut.

“Mantan pejabat bupati Maluku Tengah lalai dalam menjalankan tugasnya. Ia memberi janji palsu kepada masyarakat Pegunungan Seram Utara, tetapi sampai hari ini tidak satu pun yang direalisasikan,” ujar Maloy.

IMG 20251210 161311

Simon juga mengungkap kembali salah satu janji penting yang disampaikan Rakib Sahubawa di hadapan masyarakat dan kepala desa pada 22 Agustus 2024 lalu.

“Saat kunjungan itu, beliau berkomitmen membangun jalan, jembatan, pustu, dan sekolah di negeri-negeri Pegunungan Seram Utara. Namun semua itu hanya tinggal ucapan. Tidak ada hasil konkret, dan wajar masyarakat sangat kecewa,”tandasnya.

Masyarakat Minta Pemerintah Tegas dan Transparan

Melalui Gerakan Mahasiswa Pemuda Pegunungan Seram Utara (GEMA PENU SETARA), masyarakat Pegunungan Seram Utara meminta adanya evaluasi serius terhadap kinerja pemerintah sebelumnya serta menagih komitmen pembangunan yang pernah dijanjikan.

Gema Penu Setara juga meminta Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir dapat lebih memfokuskan program yang prioritasnya adalah masyarakat pegunungan yang masih jauh dari kata sejahtera. (EH)

 

 

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masyarakat Negeri Buano Desak Gubernur Maluku Realisasikan Janji Puskesmas Rawat Inap
Saniri Alifuru: Konservasi Jangan Marginalkan Masyarakat Adat
GEMA PENU SETARA Kritik Pertemuan 11 Raja Negeri, Minta Masyarakat Adat Dilibatkan dalam Penyelesaian Konservasi
Mahasiswa MBD Soroti Polemik Anggaran Kelistrikan Rp9 Triliun di Maluku, Dorong Transparansi
Pemprov Maluku Apresiasi Pengawalan Mahasiswa MBD terhadap Tenaga Kerja Lokal Blok Masela
Pastikan Tenaga Kerja Lokal pada Pengembangan Blok Masela, GEMA MBD, GMBK dan Ketua Paguyuban se-Kabupaten MBD Audiensi dengan Disnakertrans Provinsi Maluku
Skandal Anggaran Publikasi Pemkot Ambon Rp13,6 Miliar Disorot, Mahasiswa Desak Kejati Maluku Usut Temuan BPK
Valentino Manduapessy Soroti Prioritas APBN: MBG dan Kopdes Berjalan, Penanganan Bencana NTT Jangan Terabaikan
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:44 WIT

Masyarakat Negeri Buano Desak Gubernur Maluku Realisasikan Janji Puskesmas Rawat Inap

Senin, 7 September 2026 - 09:51 WIT

Saniri Alifuru: Konservasi Jangan Marginalkan Masyarakat Adat

Kamis, 3 September 2026 - 22:53 WIT

Mahasiswa MBD Soroti Polemik Anggaran Kelistrikan Rp9 Triliun di Maluku, Dorong Transparansi

Selasa, 1 September 2026 - 23:24 WIT

Pemprov Maluku Apresiasi Pengawalan Mahasiswa MBD terhadap Tenaga Kerja Lokal Blok Masela

Selasa, 1 September 2026 - 22:52 WIT

Pastikan Tenaga Kerja Lokal pada Pengembangan Blok Masela, GEMA MBD, GMBK dan Ketua Paguyuban se-Kabupaten MBD Audiensi dengan Disnakertrans Provinsi Maluku

Berita Terbaru