Ambon | Maluku.Newsline.id – Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali ditunjukkan oleh warga RT 007/RW 017, kawasan Kahena, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Pada
Minggu, 9 Agustus 2026 Puluhan warga yang terdiri dari kaum laki-rata dan perempuan turun tangan secara bersama-sama melakukan aksi penertiban dengan membongkar pipa siluman (selundupan) yang dipasang secara sepihak oleh oknum tak bertanggung jawab.
Aksi spontan ini dilatarbelakangi oleh keresahan mendalam warga setempat terhadap kondisi debit air bersih yang mengalir ke bak penampungan swadaya masyarakat Kahena.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keresahan Warga: Debit Air Terus Menyusut
Menurut warga setempat, pemasangan pipa selundupan oleh oknum tersebut berdampak langsung pada kelancaran distribusi air bersih.
Aliran air yang sebelumnya sudah terasa kecil, semakin melemah akibat adanya pembagian atau penambahan sambungan liar menuju jalur pribadi sang oknum.
“Kalau ada penambahan pipa ilegal lagi seperti ini, air yang masuk ke bak penampung sudah tidak bisa mengalir lancar seperti biasanya. Akibatnya, sebagian besar warga Kahena tidak kebagian air bersih dan mengalami krisis air,” Ungkap Lasoni, warga kahena.
Kondisi ini membuat kesabaran warga memuncak. Pasalnya, bak penampungan tersebut merupakan hasil swadaya murni masyarakat Kahena untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari, sehingga penggunaannya harus diatur secara adil dan transparan demi kepentingan bersama.
Pembagian Peran: Solidaritas Tanpa Pandang Bulu
Aksi penertiban ini berlangsung tertib namun penuh ketegasan. Seluruh elemen masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan, bahu-membahu menunjukkan aksi solidaritas yang tinggi dengan pembagian tugas yang terorganisir secara alamiah:
Kaum Laki-Laki Bergerak ke titik-titik pemasangan, bahu-membahu membongkar dan melepaskan sambungan pipa selundupan yang tersambung ke jalur warga.
Kaum Perempuan Tidak tinggal diam, para ibu dan perempuan Kahena turut ambil bagian dengan mengumpulkan potongan pipa yang telah dicabut, lalu membawanya langsung ke rumah oknum yang memasang pipa ilegal tersebut sebagai bentuk protes keras dan peringatan tegas.
Keterlibatan aktif perempuan dan laki-laki dalam aksi ini menegaskan bahwa persoalan krisis air bersih adalah isu krusial yang menyangkut hajat hidup seluruh warga RT 007/RW 017 Kahena.
Peringatan Keras bagi Oknum Pelaku
Melalui aksi ini, masyarakat Kahena menyampaikan pesan tegas kepada siapa pun agar tidak mengambil keuntungan pribadi yang merugikan kepentingan umum, terutama menyangkut sumber daya vital seperti air bersih.
Warga berharap insiden serupa tidak terulang kembali dan oknum yang bersangkutan dapat menghentikan tindakan penyalahgunaan jalur air demi terciptanya keadilan sosial bagi seluruh warga Kahena, Desa Batu Merah.
Penulis : RW
Editor : KB Ambon











