Hakim MK RI Berikan Kuliah Umum di Universitas Pattimura Ambon

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi Kuliah Umum bersama naraumber dan para mahasiswa

Dokumentasi Kuliah Umum bersama naraumber dan para mahasiswa

Ambon | Maluku.Newsline.id – Pembangunan sumber daya manusia kembali dilakukan Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon melalui penyelenggaraan kuliah umum yang menghadirkan langsung Hakim Konstitusi Republik Indonesia, Prof. Dr. Arief Hidayat, S.H., M.S. Kegiatan yang dipandu moderator Dr. Julista Mustamu, S.H., M.H., dosen Fakultas Hukum Unpatti ini berlangsung di kampus Unpatti, Jumat (19/12/2025) pukul 10.00 WIT. Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Negara Hukum dan Tantangan Konstitusi di Era Transformasi Digital Global”.

Kuliah umum tersebut resmi dibuka oleh Wakil Rektor IV Unpatti, Dr. Ruslan H. S. Tawari, M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran Hakim MK RI di Kota Ambon sekaligus di lingkungan kampus Unpatti.
“Saya menyambut baik Pak Prof, selamat datang di Kota Ambon manise dalam agenda saat ini,” kata Tawari dalam sambutan pembukaannya.

Ia berharap kehadiran Hakim Konstitusi RI itu menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memperkaya pengetahuan serta pemahaman mengenai hukum, konstitusi, dan kebangsaan.
“Apa yang akan disampaikan nanti dalam pemaparan materi ini, dapat disimak sebaik-baiknya,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pemaparan materinya, Prof. Arief Hidayat mengajak mahasiswa dan civitas akademika untuk memahami kembali sejarah kejayaan bangsa serta nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan para pendiri bangsa.

“Indonesia atau negara-negara yang ada di Nusantara ini pernah jaya pada zaman abad ke-15. Bangsa kita adalah bangsa yang mempunyai peradaban besar dibandingkan dengan negara-negara lain. Tapi kenapa sekarang semuanya sudah tidak ada lagi,” ujarnya.

Ia kemudian menegaskan pentingnya pengelolaan sumber daya alam untuk kepentingan rakyat serta menjaga Indonesia sebagai negara yang damai dan sejahtera.
“Pesan saya, jangan jadikan negara yang surga ini menjadi neraka sebagaimana yang terjadi di Aceh. Mari kita berdayakan sumber daya alam kita untuk kesejahteraan bersama,” tegasnya.

Prof. Arief juga menekankan bahwa Indonesia harus tetap berjalan berdasarkan nilai-nilai Pancasila sebagaimana telah diamanatkan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.
“Negara Indonesia berjalan berdasarkan Pancasila, karena Bung Karno telah mengamanatkan Pancasila dalam pidatonya 1 Juni 1945 kepada kita semua hingga hari ini,” jelasnya.

Menurutnya, semangat persatuan bangsa telah tercermin sejak pembentukan BPUPKI sebagai potret terkecil bangsa Indonesia yang mempersatukan berbagai perbedaan.
“Potret terkecil dari bangsa Indonesia ialah BPUPKI yang telah membentuk kesatuan dan ideologi yang mempersatukan perbedaan ras, budaya, dan agama,” katanya.

Prof. Arief mengingatkan pentingnya toleransi sebagai fondasi kehidupan berbangsa.
“Kalau kita tidak ada toleransi, tidak saling memberi, tidak saling menerima dengan baik maka negara ini akan hancur,” tegasnya.

IMG 20251219 101006
Prof. Arief memaparkan materi kuliah umum

Ia juga mengutip pesan Bung Karno terkait pentingnya mengelola negara dengan prinsip Trisakti serta menyebut Pancasila sebagai gagasan besar yang lahir dari pemikiran para pendiri bangsa sekaligus sejalan dengan teori para pemikir dunia.

“Konsep Pancasila yang digagas the founding fathers kita, saya sebut sebagai pembedahan ilmiah dan teori pemikir-pemikir dunia seperti Aristoteles, Plato, dan para pemikir dunia lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa seorang hakim konstitusi tidak hanya harus memiliki kompetensi dan keberanian, tetapi juga karakter kebangsaan yang kuat.
“Menjadi seorang Mahkamah Konstitusi itu harus punya kompetensi, bernegarawan, dan memiliki keberanian. Paling penting adalah harus berkarakter Pancasila,” kata Prof. Arief.

Di akhir materi, ia kembali mengajak generasi muda untuk percaya diri terhadap kebesaran bangsa Indonesia serta berperan dalam menulis ulang sejarah kejayaan bangsa.
“Mari kita menulis ulang sejarah, Indonesia memiliki kekayaan sebelum abad ke-15. Kita harus sadar bahwa bangsa ini bangsa yang besar dari negara manapun di dunia ini,” tutupnya.

Kuliah umum ini dihadiri mahasiswa, dosen, dan civitas akademika Unpatti yang antusias mengikuti materi hingga selesai. Kegiatan diharapkan dapat memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai hukum konstitusi, nasionalisme, serta peran generasi muda dalam menjaga keutuhan NKRI. (EH)

 

Penulis : Eston Halamury

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dirgahayu ke-18 Buru Selatan, KMHDI Soroti Kondisi SD Negeri Kusu-Kusu yang Belum Miliki Fasilitas Layak
IKPELMABATIM Ambon Buka Babak Baru, Kongres Ke-V Lahirkan Pemimpin Periode 2026–2028
KMHDI Maluku Dukung Groundbreaking Blok Masela, Desak Pemerintah Prioritaskan Masyarakat Lokal
GEMA MBD Dukung Groundbreaking Blok Masela, Siap Kawal Hak Masyarakat Lokal
Bob Dirck Wattimury dan Levi Latupapua Terpilih Pimpin GMKI Komisariat Hukum UKIM Periode 2026-2028
Kader IMM Maluku Terlantar 2 Bulan di Jakarta Pasca-DAMNAS, Kepemimpinan DPD dan PC Ambon Disorot
Musyawarah Besar Ke-I IP2H Lahirkan Kepengurusan Baru, Siap Tata Organisasi Demi Masa Depan Hatumete
Lomba Tari Kreasi Budaya Maluku 2026 Jadi Ajang Unjuk Kreativitas Generasi Muda
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:09 WIT

IKPELMABATIM Ambon Buka Babak Baru, Kongres Ke-V Lahirkan Pemimpin Periode 2026–2028

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:13 WIT

KMHDI Maluku Dukung Groundbreaking Blok Masela, Desak Pemerintah Prioritaskan Masyarakat Lokal

Senin, 13 Juli 2026 - 13:10 WIT

GEMA MBD Dukung Groundbreaking Blok Masela, Siap Kawal Hak Masyarakat Lokal

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:07 WIT

Bob Dirck Wattimury dan Levi Latupapua Terpilih Pimpin GMKI Komisariat Hukum UKIM Periode 2026-2028

Senin, 29 Juni 2026 - 16:33 WIT

Kader IMM Maluku Terlantar 2 Bulan di Jakarta Pasca-DAMNAS, Kepemimpinan DPD dan PC Ambon Disorot

Berita Terbaru