Mahasiswa Demo di Depan Rektorat Unipatti, Desak Rektor Copot Dekan Fakultas Hukum

Sabtu, 20 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Masa aksi melakukan demonstrasi di depan gedung Rektorat Universitas Pattimura Ambon, meminta Rektor Copot dekan Fakultas Hukum yang dinilai cacat hukum

Foto : Masa aksi melakukan demonstrasi di depan gedung Rektorat Universitas Pattimura Ambon, meminta Rektor Copot dekan Fakultas Hukum yang dinilai cacat hukum

Ambon | Maluku.Newsline.id – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Mencari Keadilan kembali menggelar aksi demonstrasi di depan gedung Rektorat Universitas Pattimura pada Jumat (19/12/2025) sekira pukul 12.00 WIT. Pantauan Maluku.Newsline.id, saat masa aksi hendak melakukan orasi di depan gedung tersebut, pihak keamanan kampus sempat melakukan saling dorong dengan massa aksi yang berujung ricuh saat demontrasi berjalan.

Aksi tersebut merupakan bentuk keresahan mahasiswa untuk meminta Rektor Unipatti segera mencopot Dekan Fakultas Hukum yang dinilai cacat hukum.

Aksi bakar BAN di depan rektorat

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator Lapangan, Maruf Mony, menjelaskan aksi tersebut dilakukan akibat langkah yang di ambil Universitas Pattimura yang menurutnya tidak sah secara hukum.

“Aksi yang kami lakukan hari adalah bentuk protes atas kebijakan Universitas Pattimura” jelas Mony saat diwawancarai (19/12/2025).

Lanjutnya, aksi yang dilakukan juga bukan pertama kalinya, namun sudah berulangkali dilakukan namun pihak kampus tidak datang menemui masa aksi secara langsung.

“Aksi yang kami lakukan hari ini bukan satu kali atau dua kali tapi sudah kesembilan kalinya, tapi bapak pimpinan tidak pernah datang untuk menemui untuk menemui masa aksi disini” lanjutnya.

Saat masa aksi mendatangi gedung Rektorat Unipatti, aksi saling dorong terjadi antar security dan mahasiswa hingga berujung ricuh dan kontak fisik pun terjadi akibat aksi bakar ban yang juga dilakukan masa aksi.

“Tadi kami datang menyampaikan aspirasi dan bakar ban tapi kami dihalangi, dilakukan kontak fisik antara kami dengan security akibat kebijakan pimpinan tertinggi Universitas Pattimura” ujarnya.

Kontak fisik

Menurutnya, sebagai pimpinan tertiggi di Universitas memiliki wewenang dalam mengambil tindakan.

“Kami datang kemarin bapak pimpinan temui kami dan berkata bahwa bapak pimpinan masih lagi PK. Sementara dalam putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 24/PU.22/2025 menegaskan bahwasannya pejabat pimpinan memiliki wewenang untuk melakukan PK” tegasnya.

Massa aksi dengan tegas meminta Rektor Universitas Pattimura segera menindaklanjuti putusan Mahkamah Agung sebagai putusan yang mengikat. Mereka pun terus meminta Dekan Fakultas Hukum segera dicopot. Mereka menilai, secara administrasi dan prosedural, Dekan Fakultas Hukum Unipatti telah gagal memenuhi syarat jabatan sebagaimana mestinya. (EH)

 

 

Penulis : Eston halamury

Sumber Berita: Maluku.Newsline.id

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masyarakat Negeri Buano Desak Gubernur Maluku Realisasikan Janji Puskesmas Rawat Inap
Saniri Alifuru: Konservasi Jangan Marginalkan Masyarakat Adat
GEMA PENU SETARA Kritik Pertemuan 11 Raja Negeri, Minta Masyarakat Adat Dilibatkan dalam Penyelesaian Konservasi
Mahasiswa MBD Soroti Polemik Anggaran Kelistrikan Rp9 Triliun di Maluku, Dorong Transparansi
Pemprov Maluku Apresiasi Pengawalan Mahasiswa MBD terhadap Tenaga Kerja Lokal Blok Masela
Pastikan Tenaga Kerja Lokal pada Pengembangan Blok Masela, GEMA MBD, GMBK dan Ketua Paguyuban se-Kabupaten MBD Audiensi dengan Disnakertrans Provinsi Maluku
Skandal Anggaran Publikasi Pemkot Ambon Rp13,6 Miliar Disorot, Mahasiswa Desak Kejati Maluku Usut Temuan BPK
Valentino Manduapessy Soroti Prioritas APBN: MBG dan Kopdes Berjalan, Penanganan Bencana NTT Jangan Terabaikan
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:44 WIT

Masyarakat Negeri Buano Desak Gubernur Maluku Realisasikan Janji Puskesmas Rawat Inap

Senin, 7 September 2026 - 09:51 WIT

Saniri Alifuru: Konservasi Jangan Marginalkan Masyarakat Adat

Kamis, 3 September 2026 - 22:53 WIT

Mahasiswa MBD Soroti Polemik Anggaran Kelistrikan Rp9 Triliun di Maluku, Dorong Transparansi

Selasa, 1 September 2026 - 23:24 WIT

Pemprov Maluku Apresiasi Pengawalan Mahasiswa MBD terhadap Tenaga Kerja Lokal Blok Masela

Selasa, 1 September 2026 - 22:52 WIT

Pastikan Tenaga Kerja Lokal pada Pengembangan Blok Masela, GEMA MBD, GMBK dan Ketua Paguyuban se-Kabupaten MBD Audiensi dengan Disnakertrans Provinsi Maluku

Berita Terbaru