Kab.Malteng | Maluku.Newsline.id — Harapan besar masyarakat Pegunungan Seram Utara kembali disuarakan oleh Jhordan Makualaina, pemuda asal wilayah pegunungan tersebut. Ia menilai beragam janji pembangunan yang pernah disampaikan Penjabat (PJ) Bupati Maluku Tengah saat awal menjabat, hingga kini belum menampakkan hasil yang dirasakan masyarakat.
Menurut Makualaina, janji-janji yang digadang-gadang oleh pemerintah daerah sempat menumbuhkan optimisme, terutama di kawasan Pegunungan Seram Utara yang selama ini menunggu perhatian pembangunan secara merata. Namun setelah waktu berjalan, masyarakat justru dihadapkan pada kenyataan bahwa komitmen tersebut belum direalisasikan.
“Saat itu kami benar-benar percaya ketika PJ Bupati datang dan menyampaikan janji-janji pembangunan. Tapi sampai hari ini, kenyataan di lapangan tidak berubah. Masyarakat merasa dikibuli karena tidak ada satu pun progres nyata yang bisa dilihat,” ujar Jhordan Makualaina kepada media ini Rabu (10/12/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pasalnya, mantan Pejabat Bupati Maluku Tengah Rakib Sahubawa pernah menyampaikan langsung dihadapan Kepala Desa dan seluruh elemen masyarakat Kaloa, berkomitmen akan membangun infrastruktur Jalan, Jembatan, Puskemas Pembantu (Pustu) dan Sekolah di Negeri pegunungan Seram Utara, saat melakukan kunjungan Pemerintah Daerah yang kedua setelah 34 tahun kunjungan pertama Bupati Kabupaten Maluku Tengah 34 tahun sebelumnya pada tanggal 22 Agustus 2024 lalu.
Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak membutuhkan janji politik yang terasa seperti pencitraan semata. Yang dibutuhkan adalah tindakan nyata.
“Bagi kami di Pegunungan Seram Utara, janji bukan sekadar kata-kata. Di balik itu ada harapan masyarakat untuk hidup lebih baik. Jadi ketika janji hanya tinggal retorika, itu sama saja dengan mengabaikan hak kami sebagai warga daerah ini,” tegas Makualaina.
Jhordan juga mempertanyakan apakah janji pembangunan itu memang bagian dari komitmen pemerintahan atau hanya strategi untuk membangun citra di awal masa jabatan.
“Kalau janji itu hanya disampaikan untuk menarik simpati masyarakat, itu sangat disayangkan. Pembangunan tidak boleh sekadar wacana sementara. Kami butuh kepastian dan keseriusan pemerintah, bukan sekadar ucapan yang hilang ditelan waktu,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Pemerintah Negeri Kaloa saat dihubungi, nomornya tidak aktif. Namun salah satu Kepala Pemerintah Negeri Pegunungan Seram Utara, Negeri Elemata, Reynold Makualaina, saat dikonfirmasi ia mengaku belum ada informasi yang pasti terkait perbaikan jalan menuju pegunungan seram utara untuk memudahkan perjalanan masyarakat pegunungan.
“Kalau untuk progres jalan kurang tau, soalnya sampai saat ini juga belum ada informasi tentang perbaikan jalan menuju kaloa” ujarnya.
Diketahui mantan Pejabat Bupati Maluku Tengah Rakib Sahubawa saat ini juga merupakan Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tengah. (EH)













