Pemuda SBB Gerard Wakanno Soroti Absennya Tiga Anggota DPRD Dapil 2: Inamosol Seperti Daerah yang Dilupakan

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seram Bagian Barat | Maluku.Newsline.id – Kritik tajam kembali disuarakan oleh warga Seram Bagian Barat (SBB). Kali ini datang dari Gerard Wakanno, pemuda asal SBB yang menyoroti minimnya kehadiran tiga anggota DPRD Kabupaten SBB dari Daerah Pemilihan (Dapil) 2, khususnya terhadap Kecamatan Inamosol yang hingga saat ini masih jauh dari kata sejahtera.

Wakanno menilai empat desa mulai dari Kawatu, Rumberu, Rambatu, dan Manusa hanya seolah menjadi daerah yang sengaja dibiarkan tanpa perhatian wakil rakyat.

“Ini cerita tentang daerah yang sengaja dilupakan. Warga sampai bertanya: apa kami masih bagian dari Indonesia?” ujar Gerard dalam catatannya yang kini ramai dibicarakan.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak Pernah Hadir Reses, Warga Inamosol Merasa Tak Diwakili

Menurut Gerard, warga empat desa tersebut terus mempertanyakan alasan para wakil rakyat tak pernah hadir untuk mendengar aspirasi mereka. Padahal, sesuai aturan, agenda reses adalah kewajiban setiap anggota DPRD.

“Tiga anggota DPRD terpilih mewakili wilayah ini, tetapi tidak sekalipun mereka datang untuk reses atau sekadar mendengar keluhan warga. Kawatu, Rumberu, Rambatu, Manusa seperti hilang dari peta perhatian mereka,” tegasnya.

Ia menyebutkan, beberapa persoalan mendasar seperti jalan rusak, fasilitas kesehatan yang jauh, hingga kebutuhan sarana pendidikan tidak pernah diperjuangkan secara nyata.

Gaji dari Rakyat, Tapi Kerja untuk Siapa?

Gerard juga menyoroti pertanggungjawaban moral para legislator terhadap masyarakat yang telah memilih mereka.

“Gaji dan tunjangan DPRD itu dari uang rakyat. Dari petani, nelayan, pedagang kecil hingga termasuk warga desa yang kalian abaikan. Terima gaji tapi tak pernah datang mendengar rakyat sendiri, itu bukan sekadar malas, itu melalaikan kewajiban,” kritiknya keras.

Ia bahkan mempertanyakan apakah ada masalah dalam peta wilayah atau justru hati para wakil rakyat yang sudah tidak peka.

“Apa peta kalian rusak sampai empat desa itu tidak kelihatan? Atau hati kalian yang tumpul sampai tidak bisa mendengar teriakan warga?” tanyanya.

IMG 20251211 WA0002

Fungsi DPRD: Hadir untuk Rakyat, Bukan Hanya Duduk dan Menandatangani Berkas

Gerard menekankan bahwa DPRD memiliki fungsi krusial: legislasi, pengawasan, dan penganggaran. Namun semua itu menjadi sia-sia bila wakil rakyat tidak mengetahui langsung kondisi masyarakat yang mereka wakili.

“DPRD yang baik itu DPRD yang hadir lalu mendengar, memperjuangkan, dan memastikan kebijakan berpihak pada rakyat. Kalau kalian saja tidak kenal wajah warga Inamosol, bagaimana bisa memperjuangkan mereka?” ujarnya.

Wakanno Ajak Warga Inamosol Lebih Berani Bersikap

Ia juga mendorong masyarakat untuk tetap menyuarakan hak konstitusional mereka.

“Pertanyaan kalian itu sah dan dilindungi undang-undang. Kalian tidak meminta belas kasihan, tapi menuntut hak untuk didengar. Catat ketidakhadiran mereka, dan sampaikan aspirasi di Musrenbang. Itu hak kalian sebagai warga negara,” tegasnya.

Pesan Langsung untuk Tiga Anggota DPRD Dapil 2

Sebagai penutup, Gerard mengingatkan para legislator bahwa jabatan publik adalah amanah, bukan sekadar status.

“Sudah waktunya kalian turun dari ketinggian. Datangi setiap desa, dengarkan keluh kesah warga, dan bawa suara mereka ke pembahasan anggaran maupun peraturan daerah. Itu baru namanya wakil rakyat. Bukan hanya duduk, tanda tangan,

lalu terima gaji,” pungkasnya. (EH)

Sumber Berita: https://maluku.newsline.id/wp-content/uploads/sites/28/2025/12/IMG-20251211-WA0002.jpg

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendopo Bupati Tak Pernah Ditempati, Pemuda Bursel Soroti Komitmen La Hamidi
Tokoh Pemuda Desa Depur Nilai Pejabat Desa Salah Fokus
Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi Kemanusiaan di Kota Ambon
Ketum PP GMKI Prima Surbakti Ajak GMKI Ambon Hadapi Efisiensi Anggaran dengan Kreativitas dan Gotong Royong
Sanus 2026 Hapus Trayek ke Pulau Luang, GEMA MBD Desak Pemda Bertindak
Sanus 2026 Hapus Trayek ke Pulau Luang, GEMA MBD Desak Pemda Bertindak
IKHSO Ambon Desak Polres MBD Copot Kapospol Pulau Roma atas Dugaan Kekerasan Terhadap Warga
GEMA-MBD Desak Pemprov dan DPRD Maluku Buka Hasil Investigasi Insiden Tongkang Patah PT BTR di Pulau Wetar
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:56 WIT

Pendopo Bupati Tak Pernah Ditempati, Pemuda Bursel Soroti Komitmen La Hamidi

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:43 WIT

Tokoh Pemuda Desa Depur Nilai Pejabat Desa Salah Fokus

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:04 WIT

Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi Kemanusiaan di Kota Ambon

Sabtu, 17 Januari 2026 - 15:37 WIT

Ketum PP GMKI Prima Surbakti Ajak GMKI Ambon Hadapi Efisiensi Anggaran dengan Kreativitas dan Gotong Royong

Jumat, 2 Januari 2026 - 14:25 WIT

Sanus 2026 Hapus Trayek ke Pulau Luang, GEMA MBD Desak Pemda Bertindak

Berita Terbaru