Polisi Evakuasi Balita Hernia ke RS Polri

Sabtu, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Maluku.Newsline.id—Polisi dari Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya mengevakuasi seorang balita yang menderita hernia dari kawasan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Balita berinisial MAF (4) tersebut dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani tindakan operasi medis.

Aksi kemanusiaan ini dilakukan pada Jumat (31/10/2025), setelah pihak kepolisian menerima laporan dari warga terkait kondisi MAF yang memerlukan perawatan segera namun terkendala biaya dan akses transportasi. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh jajaran Ditpolairud bersama Bhabinkamtibmas wilayah pesisir Muara Gembong.

Dirpolairud Polda Metro Jaya, Kombes Pol Joko Sadono, menjelaskan bahwa evakuasi dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat pesisir yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan. “Personel kami membantu mengevakuasi warga yang menderita penyakit hernia agar bisa segera mendapatkan penanganan medis di rumah sakit,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kombes Joko, keluarga pasien awalnya kesulitan membawa anaknya ke rumah sakit karena faktor ekonomi dan medan yang sulit dijangkau. Mengetahui hal itu, Bhabinkamtibmas langsung berkoordinasi dengan tim Biddokkes Polda Metro Jaya untuk memastikan pasien bisa segera mendapat penanganan.

Bhabinkamtibmas Pesisir, Aiptu Rino Effendi, bersama tim kesehatan Ditpolairud kemudian mendatangi rumah keluarga MAF di Muara Gembong. Mereka menggunakan kapal patroli untuk menjemput pasien karena kondisi jalan darat yang sulit dilalui kendaraan umum.

Setelah menempuh perjalanan laut, pasien dan keluarganya dipindahkan ke ambulans milik Ditpolairud Polda Metro Jaya. Dari sana, perjalanan dilanjutkan menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polri Kramat Jati untuk menjalani pemeriksaan dan tindakan operasi oleh tim medis rumah sakit.

Kombes Joko menegaskan bahwa langkah cepat ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya di daerah pesisir terpencil. “Kami ingin memastikan bahwa Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi pelindung dan penolong bagi masyarakat,” katanya.

Selain menyiapkan evakuasi, Ditpolairud Polda Metro Jaya juga membantu keluarga pasien dalam pengurusan administrasi dan pembiayaan melalui program BPJS Kesehatan. Proses tersebut dilakukan agar keluarga MAF tidak terbebani biaya rumah sakit.

“Pembiayaan medis pasien menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan, dan kami bantu seluruh proses birokrasi agar berjalan lancar,” jelas Kombes Joko. Ia juga memastikan pasien akan dipulangkan kembali ke rumahnya setelah kondisi kesehatannya stabil pascaoperasi.

Upaya kemanusiaan ini mendapat apresiasi dari masyarakat Muara Gembong. Warga menilai kehadiran polisi tidak hanya sebatas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga memberikan bantuan langsung bagi warga yang membutuhkan pertolongan.

Sementara itu, pihak keluarga MAF mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh jajaran kepolisian yang telah membantu evakuasi dan pengobatan anak mereka. “Kami tidak tahu harus bagaimana tanpa bantuan dari polisi. Terima kasih banyak,” ujar salah satu anggota keluarga.

Kombes Joko menambahkan bahwa kegiatan seperti ini akan terus digalakkan oleh jajaran Ditpolairud sebagai bentuk implementasi Polri Presisi dalam bidang kemanusiaan. Ia berharap, sinergi antara kepolisian, tenaga medis, dan masyarakat dapat terus berjalan untuk membantu warga yang membutuhkan pelayanan darurat.

Melalui aksi nyata seperti ini, Polri menunjukkan komitmennya sebagai institusi yang tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga hadir memberikan harapan dan solusi bagi masyarakat yang sedang kesulitan. (KP)

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi III DPRD MBD Bahas Rekrutmen Tenaga Kerja Blok Masela dengan Disnakertrans Maluku
Mahasiswa MBD Gelar Demo di Kantor Gubernur dan DPRD Maluku, Ini Tuntutan Mereka
11 Paguyuban Mahasiswa MBD Kirim Surat Terbuka kepada Pemangku Kepentingan Blok Masela
Rion Adi: Kapolri Suyudi Harus Wujudkan “Polisi Bersama Masyarakat” hingga Pelosok Indonesia Timur
Talut Jalan Hila–Jerusu Mudah Pecah, Warga Minta Kualitas Pekerjaan Diperiksa
GEMA MBD Dukung Groundbreaking Blok Masela, Siap Kawal Hak Masyarakat Lokal
Gempa Magnitudo 2,6 Guncang Perairan Seram Bagian Barat
Jam Belajar Siswa di Aru Dihentikan Saat Hujan, Guru Kuatir Sekolah Roboh
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:29 WIT

Komisi III DPRD MBD Bahas Rekrutmen Tenaga Kerja Blok Masela dengan Disnakertrans Maluku

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:21 WIT

Mahasiswa MBD Gelar Demo di Kantor Gubernur dan DPRD Maluku, Ini Tuntutan Mereka

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:53 WIT

11 Paguyuban Mahasiswa MBD Kirim Surat Terbuka kepada Pemangku Kepentingan Blok Masela

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:23 WIT

Rion Adi: Kapolri Suyudi Harus Wujudkan “Polisi Bersama Masyarakat” hingga Pelosok Indonesia Timur

Jumat, 4 September 2026 - 00:05 WIT

Talut Jalan Hila–Jerusu Mudah Pecah, Warga Minta Kualitas Pekerjaan Diperiksa

Berita Terbaru