Presiden Prabowo Tegaskan Percepatan Hilirisasi untuk Kemandirian Ekonomi Nasional

Sabtu, 8 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Maluku.Newsline.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin rapat terbatas dengan jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 7 November 2025. Rapat tersebut difokuskan pada percepatan hilirisasi berbagai sektor strategis sebagai langkah untuk memperkuat kemandirian ekonomi nasional.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan urgensi percepatan hilirisasi di sektor perikanan, pertanian, energi, dan sumber daya mineral. Kepala Negara menilai, hilirisasi menjadi salah satu instrumen penting untuk menciptakan nilai tambah serta mengurangi ketergantungan pada impor.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa rapat ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden setelah kunjungan kerja ke Cilegon. Selain itu, koordinasi dengan Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia menjadi dasar pembahasan penyelesaian sejumlah proyek strategis.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Bahlil, pemerintah menargetkan penyelesaian 18 proyek hilirisasi yang memiliki total nilai investasi hampir Rp600 triliun. Proyek-proyek ini mencakup berbagai sektor mulai dari perikanan, pertanian, hingga energi dan mineral batu bara.

“Percepatan hilirisasi di berbagai sektor strategis sudah dibahas intensif, terutama untuk 18 proyek yang sudah selesai pra-FS (feasibility study). Kami akan pastikan semua proyek tersebut selesai dan siap berjalan pada akhir tahun ini,” ujar Bahlil kepada awak media usai rapat.

Lebih lanjut, Bahlil menegaskan bahwa seluruh proyek diharapkan mulai memasuki tahap kegiatan lapangan pada 2026. Dengan demikian, dampak nyata terhadap perekonomian nasional, termasuk pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan pekerjaan, akan segera terlihat.

“Nilai investasi yang hampir Rp600 triliun akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja baru, dan menghadirkan produk-produk dalam negeri sebagai substitusi impor,” tambahnya.

Selain membahas proyek hilirisasi, rapat juga menyoroti kebutuhan energi nasional, khususnya produksi Dimethyl Ether (DME) yang dapat digunakan sebagai substitusi LPG impor. Bahlil menyebutkan bahwa konsumsi LPG Indonesia saat ini mencapai sekitar 1,2 juta ton per tahun, dan diperkirakan melonjak hingga 10 juta ton pada 2026.

Presiden Prabowo menekankan pentingnya mempercepat pembangunan industri energi dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan tersebut. “Kita tidak bisa menunggu lama. Industri energi harus dibangun segera agar kebutuhan LPG nasional dapat terpenuhi,” kata Bahlil menirukan arahan Presiden.

Selain itu, pemerintah juga akan mempercepat pembangunan kilang minyak nasional guna mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar. Salah satu proyek kilang direncanakan akan diresmikan pada 10 November 2025, sedangkan proyek lainnya akan terus berjalan sesuai target pemerintah.

Bahlil menambahkan, percepatan pembangunan kilang dan proyek hilirisasi lainnya sejalan dengan strategi pemerintah dalam meningkatkan kemandirian energi nasional sekaligus memperkuat ekonomi domestik. Ia menegaskan bahwa seluruh kementerian terkait bekerja secara sinergis untuk memastikan target tersebut tercapai.

Rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo menjadi bukti komitmen pemerintah untuk mendorong percepatan hilirisasi nasional sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi jangka panjang. Upaya ini diharapkan mampu menghadirkan pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global.

(KP)


 

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 2,6 Guncang Perairan Seram Bagian Barat
Speedboat Rute Sinairusi -Tepa Tenggelam, 7 Penumpang Masih Dalam Pencarian
Jejak Welem Porumau: Dari Kampus di Ambon hingga Panggung Google Indonesia
SMIT Kecam Kriminalisasi Warga Adat Halmahera Utara, Nilai Negara Lebih Lindungi Investasi
Potensi Besar, Akses Terbatas: Warga Taniwel Timur Harap Perbaikan Jalan Tani
Partai Politik, Oligarki, dan Rapuhnya Makna Perkaderan
Jurang Ekonomi Melebar di Tengah Kenaikan Biaya Hidup
Sorotan Anggaran TP PKK SBB, Aldi: Jangan Bangun Opini Tanpa Data
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 02:06 WIT

Gempa Magnitudo 2,6 Guncang Perairan Seram Bagian Barat

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:11 WIT

Speedboat Rute Sinairusi -Tepa Tenggelam, 7 Penumpang Masih Dalam Pencarian

Senin, 8 Juni 2026 - 17:13 WIT

Jejak Welem Porumau: Dari Kampus di Ambon hingga Panggung Google Indonesia

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:32 WIT

SMIT Kecam Kriminalisasi Warga Adat Halmahera Utara, Nilai Negara Lebih Lindungi Investasi

Selasa, 28 April 2026 - 19:32 WIT

Potensi Besar, Akses Terbatas: Warga Taniwel Timur Harap Perbaikan Jalan Tani

Berita Terbaru