Jakarta Maluku.newsline.id | Senator Indonesia – Kamis (26/06/2025), Buya Rumra menegaskan pentingnya menempatkan putra daerah pada posisi strategis di Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku. Jurnalis-Relawan-Militansi.NKRI, Buya_Rumra, menyatakan bahwa putra daerah memiliki pemahaman yang lebih komprehensif terhadap kebutuhan pembangunan di wilayahnya sendiri.
Menurut Buya_Rumra, figur-figur seperti Iqbal Tamher, Hamid Payapo, dan Toce Lewuol merupakan aset berharga Maluku yang telah menunjukkan kapasitas mumpuni dalam merancang dan mengeksekusi kebijakan teknis pembangunan jalan nasional.
Ketiganya disebut menjadi aktor kunci di balik penyusunan grand desain tata wilayah Maluku yang terintegrasi dalam sistem jaringan jalan nasional belakangan ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kunjungan kami ke BPJN beberapa waktu lalu memperlihatkan kerja konkret dari para putra daerah ini. Mereka memaparkan grand desain pembangunan jalan nasional yang dirancang proporsional, sesuai dengan kondisi geografis dan kebutuhan strategis Maluku. Sejumlah ruas jalan juga telah diusulkan untuk peningkatan status, menandakan keseriusan BPJN di bawah kepemimpinan anak-anak daerah ini,” ungkap Buya_Rumra, Kamis (26/6/25).
Buya_Rumra menilai keberadaan putra daerah pada posisi strategis lembaga teknis seperti BPJN memberikan keuntungan signifikan. Mereka tidak hanya memahami topografi wilayah dan tantangan pembangunan infrastruktur di daerah kepulauan, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial-budaya yang lebih kuat dalam merespons aspirasi masyarakat lokal.
“Ketika kebijakan teknis diambil oleh mereka yang mengakar dan memahami daerahnya, eksekusi program lebih tepat sasaran. Itu yang kami lihat dalam kinerja Iqbal Tamher, yang sejauh ini berhasil mendorong akselerasi pembangunan jalan nasional di sejumlah titik kritis di Maluku,” ujar Buya_Rumra.
Buya_Rumra juga mengingatkan semua pihak agar tidak terjebak dalam dinamika emosional yang menghambat kinerja birokrasi. Buya menyayangkan masih adanya oknum yang memanfaatkan isu sektoral dengan mengatasnamakan pemuda Maluku, namun justru menimbulkan ketegangan yang tidak produktif.
“Ketiga putra daerah ini bukan hanya layak didorong semangatnya, tetapi juga mesti dilindungi dari kepentingan sempit yang kontraproduktif. Kita bicara tentang masa depan Maluku, bukan soal-soal remeh yang dibungkus narasi emosional,” tegasnya.
Sebagai Anak Maluku yang paling berani bataria mengkritisi kebijakan-kebijakan pemerintah pusat-daerah dari Sabang sampai Merauke yang tidak memberi manfaat bagi rakyat Indonesia & NKRI ini, kata Buya_Rumra, dia berkomitmen untuk terus mensupport dan mendukung BPJN Maluku dalam mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan di bumi raja-raja. Kolaborasi antara institusi teknis dan elemen kepemudaan dinilai menjadi kunci dalam mengakselerasi kemajuan infrastruktur di daerah yang memiliki tantangan geografis tersendiri ini.
“Beta mendukung penuh semangat kerja BPJN Maluku dan siap terlibat aktif dalam mengawal agenda pembangunan. Sinergi ini adalah bentuk tanggung jawab moral generasi muda dalam mengantar Maluku menuju lompatan kemajuan,” tutup Buya_Rumra_✍🏻❗
(🇮🇩•[BUYA_RUMRA]•🇮🇩)
Jakarta, Kamis 26 Juni 2025.
#BPJN
#PUPR
#SigapMembangunNegeri
#BuyaRumra
#SenatorIndonesia
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
NARASUMBER: Buya Rumra
MEDIA : Maluku.Newsline.id










