Ricuh di Raker FEBIS Unipatti Berujung Penikaman, PTKP HMI Komisariat FEBIS Kecam Tindakan Represif

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon | Maluku.Newsline.id — Polemik internal organisasi mahasiswa di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBIS) Universitas Pattimura Ambon berujung insiden kekerasan. Bidang PTKP HMI Komisariat FEBIS mengecam keras dugaan tindakan represif yang dilakukan oleh anggota GMKI terhadap kader HMI dalam peristiwa yang terjadi pada Jumat (27/2/2026).

Insiden bermula saat Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas (DPMF) Ekonomi dan Bisnis menggelar rapat kerja (raker) di Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Rapat tersebut diikuti oleh pengurus yang terdiri dari perwakilan mahasiswa dari kedua organisasi.

Menurut keterangan Sekretaris Dewan Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang memimpin sidang, dinamika rapat awalnya berjalan normal. Namun, perdebatan yang muncul dalam forum diduga memanas hingga berubah menjadi adu fisik antarpeserta.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi semakin tegang ketika pimpinan sidang mencurigai adanya peserta dari luar yang mengikuti raker. Saat proses verifikasi identitas dilakukan terhadap salah satu peserta yang diduga merupakan anggota Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), yang bersangkutan disebut melempar kursi ke arah pimpinan sidang. Peristiwa itu memicu kericuhan di dalam ruang rapat.

Keributan kemudian meluas hingga ke pelataran Fakultas Ekonomi dan Bisnis sekitar pukul 17.00 WIT. Massa dari kedua pihak dilaporkan saling kejar hingga keluar dari lingkungan kampus. Dalam eskalasi tersebut, terjadi dugaan penikaman terhadap seorang anggota HMI Komisariat FEBIS.

Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Kepemudaan (PTKP) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat FEBIS menyatakan mengecam dan mengutuk keras tindakan kekerasan tersebut.

Sekretaris Bidang PTKP, Zainal Abidin Siauta, menegaskan bahwa pihaknya akan membawa persoalan ini ke ranah hukum.

“Dinamika dalam berorganisasi itu hal yang biasa, tetapi harus diselesaikan dengan adu argumen yang rasional, bukan dengan adu pukulan. Tindakan ini tidak mencerminkan mahasiswa sebagai kaum terdidik,” tegas Zainal.

Ia menilai insiden tersebut telah mencoreng nama baik almamater Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Universitas Pattimura. Menurutnya, pengurus DPM FEBIS yang berasal dari kader-kader terbaik kedua organisasi seharusnya mampu menyelesaikan perbedaan secara intelektual.

HMI Komisariat FEBIS mendesak aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus tersebut serta meminta seluruh pihak menahan diri guna mencegah eskalasi konflik lanjutan di lingkungan kampus.

Sementara itu, Ketua Komisariat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Komisariat FEBIS saat dihubungi pun tidak merespon dan memberikan tanggapan terkait insiden yang diduga dilakukan oleh anggota komisariatnya. (*)

Editor : Eston Halamury

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masyarakat Negeri Buano Desak Gubernur Maluku Realisasikan Janji Puskesmas Rawat Inap
Saniri Alifuru: Konservasi Jangan Marginalkan Masyarakat Adat
GEMA PENU SETARA Kritik Pertemuan 11 Raja Negeri, Minta Masyarakat Adat Dilibatkan dalam Penyelesaian Konservasi
Mahasiswa MBD Soroti Polemik Anggaran Kelistrikan Rp9 Triliun di Maluku, Dorong Transparansi
Pemprov Maluku Apresiasi Pengawalan Mahasiswa MBD terhadap Tenaga Kerja Lokal Blok Masela
Pastikan Tenaga Kerja Lokal pada Pengembangan Blok Masela, GEMA MBD, GMBK dan Ketua Paguyuban se-Kabupaten MBD Audiensi dengan Disnakertrans Provinsi Maluku
Skandal Anggaran Publikasi Pemkot Ambon Rp13,6 Miliar Disorot, Mahasiswa Desak Kejati Maluku Usut Temuan BPK
Valentino Manduapessy Soroti Prioritas APBN: MBG dan Kopdes Berjalan, Penanganan Bencana NTT Jangan Terabaikan
Berita ini 3,900 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:44 WIT

Masyarakat Negeri Buano Desak Gubernur Maluku Realisasikan Janji Puskesmas Rawat Inap

Senin, 7 September 2026 - 09:51 WIT

Saniri Alifuru: Konservasi Jangan Marginalkan Masyarakat Adat

Kamis, 3 September 2026 - 22:53 WIT

Mahasiswa MBD Soroti Polemik Anggaran Kelistrikan Rp9 Triliun di Maluku, Dorong Transparansi

Selasa, 1 September 2026 - 23:24 WIT

Pemprov Maluku Apresiasi Pengawalan Mahasiswa MBD terhadap Tenaga Kerja Lokal Blok Masela

Selasa, 1 September 2026 - 22:52 WIT

Pastikan Tenaga Kerja Lokal pada Pengembangan Blok Masela, GEMA MBD, GMBK dan Ketua Paguyuban se-Kabupaten MBD Audiensi dengan Disnakertrans Provinsi Maluku

Berita Terbaru