Sandiaga Uno Bagikan Tips dan Tren Bisnis Umrah: Hindari Perang Harga, Fokus Pada Kualitas!

Minggu, 19 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA|maluku.newsline.id — Sandiaga Uno membagikan tips dan tren dalam membangun ekonomi dengan bisnis umrah. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI periode 2020-2024 ini pun mendorong penyelenggara umrah untuk mengedepankan kualitas layanan.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi Keynote Speaker dalam acara Annual Gathering Garislurus Travel di The Ritz Calton Mega Kuningan, Jakarta, Sabtu (18/1/2025).

Sandiaga meminta travel umrah untuk mengadopsi 3SI yang merupakan singkatan dari inovasi, kolaborasi dan adaptasi.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mendorong travel umrah menjadikan prinsip 3SI sebagai solusi karena 3SI dapat membuahkan keberhasilan di era kini,” kata Sandiaga.

Sandiaga kemudian menyoroti soal pendaftar Haji Indonesia yang terus bertambah hingga mencapai 5 juta orang.

“Bahkan daftar tunggu setiap provinsi mulai dari 20-48 tahun. Di sisi lain kita bersyukur perkembangan bisnis umrah terus bertumbuh. Untuk tahun 2024 lalu, jemaah umrah Indonesia mencapai 2 juta orang,” terangnya.

Sandiaga menilai, bisnis umrah dapat dimaksimalkan dengan membangun potensi-potensi yang ada.

“Walaupun ada tantangan dengan maraknya umrah backpacker, tapi para penyelenggara umrah tanah air masih bisa menggali berbagai potensi bisnis umrah yang bisa memajukan perekonomian bangsa,” papar Sandiaga.

Sandiaga berpesan agar travel umrah fokus mengembangkan paket perjalanan yang mengedepankan pada kualitas.

“Hindari perang harga! Fokus pada kualitas:  customize, personalize, localize and small
in size,” tegasnya.

Pelaku bisnis kenamaan Indonesia itu juga menilai penting adanya transformasi digital dalam layanan travel umrah. Menurut Sandiaga, transformasi digital menjadi modal penting dalam bisnis di era digitalisasi ini.

“Termasuk buat aplikasi dan sistem pemesanan berbasis teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan pelanggan,” sebutnya.

“Pelaku bisnis harus bisa mengikuti dan beradaptasi dengan kemajuan zaman jika tidak ingin kalah saing dan tertinggal tren. Ini dampaknya signifikan untuk kemajuan bisnis,” imbuh Sandiaga.

Lebih lanjut, Sandiaga mengajak travel umrah untuk turut mempromosikan wisata religi Indonesia. Ia menilai wisata religi akan membantu meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

“Travel Umrah harus bisa mempromosikan wisata religi atau wisata ramah muslim di Tanah Air untuk menarik wisatawan dari luar negeri,” tutur Sandiaga.

Di akhir paparan, Sandiaga menyampaikan pantun. Berikut bunyi pantun yang dibuat Sandi Uno dalam acara tersebut:

Pergi umroh niatnya beribadah,
Tawah di kabah tunaikan syariat
Garis Lurus insyaAllah membawa berkah
Berkah di dunia dan juga di akhirat

Sementara itu pihak Travel Umrah Garislurus menyebut berbagai isu yang dihadapi dalam bisnis umrah di Indonesia. Mulai dari perang harga sesama travel umrah, hingga belum optimalnya manajemen internal.(**)

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Welem Porumau: Dari Kampus di Ambon hingga Panggung Google Indonesia
Partai Politik, Oligarki, dan Rapuhnya Makna Perkaderan
Jurang Ekonomi Melebar di Tengah Kenaikan Biaya Hidup
Forum Indonesia–Jepang 2026, Fokus pada Energi Terbarukan dan Iklim Investasi Kompetitif
Ridwan Umachina: Pers adalah Pilar Bangsa
Ratusan SDM Rehsos Non-P3K Kemensos Minta Keadilan Atas Pemutusan Kontrak Sepihak
Evakuasi Terkendala Medan Terjal, Puing Pesawat ATR 42 Ditemukan di Maros
DPP GMNI Soroti Akses Mineral Kritis dalam Perjanjian Dagang Indonesia–AS, Tegaskan Kedaulatan Energi Nasional
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:13 WIT

Jejak Welem Porumau: Dari Kampus di Ambon hingga Panggung Google Indonesia

Rabu, 22 April 2026 - 13:19 WIT

Partai Politik, Oligarki, dan Rapuhnya Makna Perkaderan

Minggu, 19 April 2026 - 15:51 WIT

Jurang Ekonomi Melebar di Tengah Kenaikan Biaya Hidup

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:50 WIT

Forum Indonesia–Jepang 2026, Fokus pada Energi Terbarukan dan Iklim Investasi Kompetitif

Senin, 9 Februari 2026 - 13:07 WIT

Ridwan Umachina: Pers adalah Pilar Bangsa

Berita Terbaru