Soroti Dugaan Tap Minyak Bermobil Dinas, IMM Minta Aparat Bertindak Tegas

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon | Maluku.Newsline.id – Aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Saleh Loilatu, angkat bicara terkait dugaan keterlibatan oknum dalam praktik penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) dengan modus tap minyak yang diduga menggunakan kendaraan dinas berpelat merah nomor polisi DE 1278 LM. Ia menilai peristiwa tersebut sebagai bentuk kemerosotan etika aparatur negara sekaligus penyalahgunaan fasilitas negara yang tidak dapat ditoleransi.

Menurut Saleh, kendaraan dinas merupakan simbol amanah publik yang penggunaannya telah diatur secara tegas dalam peraturan perundang-undangan. Ketika mobil berpelat merah justru diduga digunakan untuk aktivitas ilegal, maka yang tercederai bukan hanya aturan administratif, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap negara dan institusinya.

“Ini bukan sekadar pelanggaran teknis, tetapi pengkhianatan terhadap amanah rakyat. Fasilitas negara yang dibiayai dari pajak masyarakat seharusnya digunakan untuk pelayanan publik, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok,” tegas Saleh dalam keterangannya kepada media ini, Rabu (29/1/2026).

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saleh juga menyoroti lemahnya pengawasan internal yang memungkinkan dugaan praktik tersebut terjadi secara terbuka. Ia mendesak aparat penegak hukum serta instansi terkait agar tidak menutup mata dan segera melakukan penyelidikan secara transparan, profesional, dan menyeluruh guna mengungkap pihak-pihak yang terlibat.

“Jika benar kendaraan dinas digunakan dalam praktik tap minyak, maka ini menunjukkan adanya celah serius dalam sistem pengawasan aset negara. Aparat harus bertindak cepat agar tidak menimbulkan preseden buruk,” ujarnya.

Sebagai aktivis IMM, Saleh menegaskan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk terus mengawal isu-isu ketidakadilan, korupsi, dan penyalahgunaan wewenang. Ia mengingatkan bahwa pembiaran terhadap kasus-kasus semacam ini hanya akan memperparah budaya korupsi dan penyimpangan di tubuh birokrasi.

“Ketika aparat yang seharusnya menjadi teladan justru diduga melanggar hukum, negara sedang memberi contoh yang salah kepada rakyatnya. Ini alarm serius bagi penegakan hukum dan reformasi birokrasi,” tambahnya.

Saleh menutup pernyataannya dengan menyerukan agar dugaan kasus tersebut tidak berhenti sebagai isu viral semata, melainkan menjadi pintu masuk bagi pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola aset negara, penguatan pengawasan internal, serta penegakan hukum yang berkeadilan dan tanpa pandang bulu. (EH)

Penulis : Eston Halamury

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masyarakat Negeri Buano Desak Gubernur Maluku Realisasikan Janji Puskesmas Rawat Inap
Saniri Alifuru: Konservasi Jangan Marginalkan Masyarakat Adat
GEMA PENU SETARA Kritik Pertemuan 11 Raja Negeri, Minta Masyarakat Adat Dilibatkan dalam Penyelesaian Konservasi
Mahasiswa MBD Soroti Polemik Anggaran Kelistrikan Rp9 Triliun di Maluku, Dorong Transparansi
Pemprov Maluku Apresiasi Pengawalan Mahasiswa MBD terhadap Tenaga Kerja Lokal Blok Masela
Pastikan Tenaga Kerja Lokal pada Pengembangan Blok Masela, GEMA MBD, GMBK dan Ketua Paguyuban se-Kabupaten MBD Audiensi dengan Disnakertrans Provinsi Maluku
Skandal Anggaran Publikasi Pemkot Ambon Rp13,6 Miliar Disorot, Mahasiswa Desak Kejati Maluku Usut Temuan BPK
Valentino Manduapessy Soroti Prioritas APBN: MBG dan Kopdes Berjalan, Penanganan Bencana NTT Jangan Terabaikan
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:44 WIT

Masyarakat Negeri Buano Desak Gubernur Maluku Realisasikan Janji Puskesmas Rawat Inap

Senin, 7 September 2026 - 09:51 WIT

Saniri Alifuru: Konservasi Jangan Marginalkan Masyarakat Adat

Kamis, 3 September 2026 - 22:53 WIT

Mahasiswa MBD Soroti Polemik Anggaran Kelistrikan Rp9 Triliun di Maluku, Dorong Transparansi

Selasa, 1 September 2026 - 23:24 WIT

Pemprov Maluku Apresiasi Pengawalan Mahasiswa MBD terhadap Tenaga Kerja Lokal Blok Masela

Selasa, 1 September 2026 - 22:52 WIT

Pastikan Tenaga Kerja Lokal pada Pengembangan Blok Masela, GEMA MBD, GMBK dan Ketua Paguyuban se-Kabupaten MBD Audiensi dengan Disnakertrans Provinsi Maluku

Berita Terbaru