Surat Terbuka Warga Minta Kapolda Maluku Usut Tuntas Kasus Penikaman di Mangga Dua

Jumat, 12 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon | Maluku.Newsline.id – Sebuah surat terbuka yang diunggah oleh akun Sahri Mewar di media sosial mengundang perhatian publik setelah meminta Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., untuk mengusut tuntas kasus penikaman yang menimpa anggota keluarganya. Peristiwa itu terjadi pada subuh dini hari WIT di kawasan Mangga Dua, Kota Ambon, oleh orang tidak dikenal (OTK).

 

Dalam unggahannya, Sahri Mewar mengungkapkan bahwa kejadian tersebut tidak hanya menyebabkan luka fisik bagi korban, tetapi juga trauma dan rasa tidak aman bagi keluarga.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui surat terbuka ini, saya memohon kepada Bapak Kapolda Maluku untuk mengusut tuntas kasus penikaman yang menimpa anggota keluarga kami. Peristiwa ini menimbulkan luka dan trauma mendalam. Kami berharap Polda Maluku mengambil langkah cepat dan tegas agar pelaku segera terungkap,”tulis Sahri Mewar Kamis (11/12/2025).

IMG 20251212 082713

Ia menegaskan bahwa masyarakat Ambon dan Maluku membutuhkan rasa aman serta perlindungan yang maksimal dari aparat keamanan.

“Saya percaya Polda Maluku memiliki komitmen kuat dalam menjaga keamanan dan menegakkan hukum secara profesional. Semoga kejadian serupa tidak terulang lagi dan masyarakat dapat merasa terlindungi,”tambahnya.

 

Unggahan tersebut memicu respons dari sejumlah akun lain di platform yang sama. Salah satunya dari akun Muriany Ayal yang menyoroti pentingnya kedekatan aparat kepolisian dengan masyarakat.

“Kejadian seperti ini seharusnya tidak terjadi apabila polisi selalu dekat dengan masyarakat, memberikan edukasi, dan melibatkan semua unsur dalam menjaga kamtibmas di desa dan negeri-negeri di Maluku,”tulisnya.

“Jika sudah terjadi seperti ini, maka dibutuhkan penegakan hukum yang adil bagi masyarakat,”tambahnya.

IMG 20251212 082801

Sementara itu, akun George Letlora menyinggung lambatnya penuntasan kasus-kasus serupa di Ambon.

“Kasus seperti ini beberapa bulan terakhir terjadi di Ambon, tapi sampai sekarang Polda Maluku tidak pernah menangkap pelaku,”ujarnya.

IMG 20251212 082822

Akun lain, Nawatibugis, turut berharap agar aparat bertindak cepat.

“Saya harap penegak hukum segera bertindak menangkap pelaku agar kejadian seperti beberapa tahun lalu tidak terulang lagi. Semoga Ambon dan Maluku selalu aman dan damai ke depannya,” tulisnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum merilis keterangan resmi terkait laporan atau perkembangan penyelidikan kasus tersebut. Masyarakat berharap Polda Maluku memberikan perhatian khusus mengingat meningkatnya kekhawatiran atas keamanan di sejumlah titik di Kota Ambon. (EH)

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masyarakat Negeri Buano Desak Gubernur Maluku Realisasikan Janji Puskesmas Rawat Inap
Saniri Alifuru: Konservasi Jangan Marginalkan Masyarakat Adat
GEMA PENU SETARA Kritik Pertemuan 11 Raja Negeri, Minta Masyarakat Adat Dilibatkan dalam Penyelesaian Konservasi
Mahasiswa MBD Soroti Polemik Anggaran Kelistrikan Rp9 Triliun di Maluku, Dorong Transparansi
Pemprov Maluku Apresiasi Pengawalan Mahasiswa MBD terhadap Tenaga Kerja Lokal Blok Masela
Pastikan Tenaga Kerja Lokal pada Pengembangan Blok Masela, GEMA MBD, GMBK dan Ketua Paguyuban se-Kabupaten MBD Audiensi dengan Disnakertrans Provinsi Maluku
Skandal Anggaran Publikasi Pemkot Ambon Rp13,6 Miliar Disorot, Mahasiswa Desak Kejati Maluku Usut Temuan BPK
Valentino Manduapessy Soroti Prioritas APBN: MBG dan Kopdes Berjalan, Penanganan Bencana NTT Jangan Terabaikan
Berita ini 114 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:44 WIT

Masyarakat Negeri Buano Desak Gubernur Maluku Realisasikan Janji Puskesmas Rawat Inap

Senin, 7 September 2026 - 09:51 WIT

Saniri Alifuru: Konservasi Jangan Marginalkan Masyarakat Adat

Kamis, 3 September 2026 - 22:53 WIT

Mahasiswa MBD Soroti Polemik Anggaran Kelistrikan Rp9 Triliun di Maluku, Dorong Transparansi

Selasa, 1 September 2026 - 23:24 WIT

Pemprov Maluku Apresiasi Pengawalan Mahasiswa MBD terhadap Tenaga Kerja Lokal Blok Masela

Selasa, 1 September 2026 - 22:52 WIT

Pastikan Tenaga Kerja Lokal pada Pengembangan Blok Masela, GEMA MBD, GMBK dan Ketua Paguyuban se-Kabupaten MBD Audiensi dengan Disnakertrans Provinsi Maluku

Berita Terbaru