Ternak Sapi Di Kecamatan Bokat Terbanyak Di Serang Virus Penyakit Mulut Dan Kuku

Rabu, 11 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buol, Newsline. Id. – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang tengah melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Buol telah menjadi perhatian serius pemerintah daerah (pemda) . Melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Pemda melakukan berbagai langkah strategis untuk menekan penyebaran penyakit menular ini. Hal ini di sampaikan Plt. Kepala Dinas (kadis) Pertanian dan Ketahanan Pangan, Moh. Qasim, SP., M.Si, pada 10 /12/ 2024

Ia, mengatakan PMK adalah penyakit yang sangat menular dan disebabkan oleh virus. Penyakit ini dapat menyebabkan lesi pada mulut, lidah, dan kuku ternak sehingga mengurangi produktivitas, bahkan kematian pada kasus yang parah. Meski tidak menular ke manusia, wabah ini menimbulkan kerugian ekonomi yang besar, termasuk penurunan nilai produksi ternak, pembatasan perdagangan, dan tekanan pada kesejahteraan peternak.

Berdasarkan data terbaru, kasus PMK telah terkonfirmasi di Kecamatan Bokat, dengan sejumlah wilayah lain seperti Paleleh, Paleleh Barat, dan Biau juga menjadi suspect. Untuk mengatasi hal ini, pemeda telah mengambil sejumlah tindakan, antara lain:

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Membuat surat instruksi Bupati kepada pihak-pihak terkait dalam jajaran Pemerintah Daerah untuk melakukan beberapa hal diantaranya: a). Melakukan koordinasi bersama jajaran masing-masing sesuai tugas dan kewenangan dalam rangka pengawasan lalu lintas ternak; b). Melakukan pendataan populasi hewan ternak yang berpotensi terpapar PMK dan melaksanakan sosialisasi tentang PMK kepada peternak, pedagang, dan masyarakat umum; c). Melakukan pembinaan dan memperketat pengawasan pengadaan dan lalu lintas ternak sapi dari dan ke wilayah Kabupaten Buol baik pengadaan melalui Dana Desa maupun perorangan;

2. Membuat posko pusat informasi dan pengaduan penanganan dini PMK di masing-masing Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dan Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) sebagai wadah koordinasi terpusat baik di Dinas maupun di lapangan;

3. Koordintor BPP bersama petugas lapangan di wilayah masing-masing meningkatkan intensitas pengawasan khususnya keluar masuknya ternak sapi dari dan ke wilayah Kabupaten Buol, baik secara perorangan maupun melalui pengadaan Desa;

4. Petugas Rumah Potong Hewan (RPH) meningkatkan pengawasan ternak yang dipotong dengan melakukan deteksi dini dan edukasi kepada pemotong akan bahaya PMK dilingkungannya masing-masing;

5. Dinas melalui Bidang PKH memfasilitasi kebutuhan petugas lapangan dengan sumber daya dan fasilitas yang dimiliki, juga bermohon ke Pemerintah Provinsi melalui Dinas terkait untuk mengintervensi pengadaan peralatan dan obat-obatan yang dibutuhkan; dan

6. Mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi ISIKHNAS sebagai pusat informasi satu pintu untuk memantau/surveillance eskalasi penyebaran PMK dan sebagai media pelaporan ke Provinsi maupun Pusat.

Masyarakat, khususnya para peternak, diimbau untuk segera melaporkan jika menemukan gejala PMK pada ternak mereka. Dengan kerjasama semua pihak, diharapkan wabah PMK dapat segera teratasi dan sektor peternakan di Kabupaten Buol dapat kembali pulih. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan telah membuka Posko Pengaduan PMK pada Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan juga di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di 11 Kecamatan.

Dengan langkah-langkah strategis yang telah diambil, pemerintah daerah optimis bahwa wabah PMK dapat segera terkendali. Namun, kesuksesan upaya ini sangat bergantung pada kerjasama antara pemerintah, peternak, dan seluruh masyarakat Kabupaten Buol. (“””)

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendopo Bupati Tak Pernah Ditempati, Pemuda Bursel Soroti Komitmen La Hamidi
Tokoh Pemuda Desa Depur Nilai Pejabat Desa Salah Fokus
Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi Kemanusiaan di Kota Ambon
Ketum PP GMKI Prima Surbakti Ajak GMKI Ambon Hadapi Efisiensi Anggaran dengan Kreativitas dan Gotong Royong
Sanus 2026 Hapus Trayek ke Pulau Luang, GEMA MBD Desak Pemda Bertindak
Sanus 2026 Hapus Trayek ke Pulau Luang, GEMA MBD Desak Pemda Bertindak
IKHSO Ambon Desak Polres MBD Copot Kapospol Pulau Roma atas Dugaan Kekerasan Terhadap Warga
GEMA-MBD Desak Pemprov dan DPRD Maluku Buka Hasil Investigasi Insiden Tongkang Patah PT BTR di Pulau Wetar
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:56 WIT

Pendopo Bupati Tak Pernah Ditempati, Pemuda Bursel Soroti Komitmen La Hamidi

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:43 WIT

Tokoh Pemuda Desa Depur Nilai Pejabat Desa Salah Fokus

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:04 WIT

Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi Kemanusiaan di Kota Ambon

Sabtu, 17 Januari 2026 - 15:37 WIT

Ketum PP GMKI Prima Surbakti Ajak GMKI Ambon Hadapi Efisiensi Anggaran dengan Kreativitas dan Gotong Royong

Jumat, 2 Januari 2026 - 14:25 WIT

Sanus 2026 Hapus Trayek ke Pulau Luang, GEMA MBD Desak Pemda Bertindak

Berita Terbaru