Tiga Pendaki Alami Hipotermia dan Cedera, Tim SAR Gabungan Evakuasi 13 Pendaki Gunung Simalopu

Senin, 8 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malteng | Maluku.Newsline.id – Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi 13 pendaki yang mengalami kondisi darurat saat melakukan perjalanan turun dari Gunung Simalopu, Desa Liang, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (8/6/2026) dini hari.

Dari total 13 pendaki yang dievakuasi, tiga orang mengalami gangguan kesehatan berupa hipotermia, sesak napas, dan cedera pergelangan kaki. Seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon, Azwan, yang memimpin langsung operasi di lapangan menjelaskan, informasi mengenai kondisi darurat tersebut diterima dari seorang warga bernama Aksel pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 22.45 WIT.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon segera bergerak menuju lokasi dan tiba di Desa Liang sekitar pukul 23.58 WIT. Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan masyarakat setempat untuk menyusun langkah evakuasi.

“Tim SAR Gabungan kemudian dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 ditempatkan di Pos 1 untuk membuka jalur komunikasi, sementara SRU 2 dan SRU 3 melakukan pendakian guna menjangkau para pendaki yang membutuhkan pertolongan,” ujar Azwan.

Pada pukul 01.53 WIT, SRU 2 berhasil menemukan delapan pendaki. Dalam kelompok tersebut terdapat satu pendaki yang mengalami hipotermia dan langsung mendapatkan penanganan medis awal di lokasi.

Selang beberapa menit kemudian, tepatnya pukul 02.08 WIT, SRU 3 menemukan lima pendaki lainnya. Dari kelompok tersebut, dua orang mengalami sesak napas dan cedera pergelangan kaki sehingga segera diberikan pertolongan pertama sebelum dievakuasi.

 

Setelah kondisi korban berhasil distabilkan, seluruh pendaki kemudian dievakuasi menuju Pos 1. Pada pukul 03.30 WIT, seluruh tim bersama korban berhasil tiba di pos dengan selamat.

Tiga pendaki yang mengalami gangguan kesehatan selanjutnya dirujuk ke RSUD Tulehu untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, rombongan pendaki tersebut memulai pendakian Gunung Simalopu pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 12.00 WIT. Sehari kemudian, saat melakukan perjalanan turun dari kawasan Puncak Ewang, beberapa pendaki mengalami kendala kesehatan yang menghambat perjalanan mereka.

“Alhamdulillah setelah laporan diterima dan operasi SAR dilaksanakan, seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat,” kata Azwan.

Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon, masyarakat Desa Liang, serta tenaga medis dari RSUD Tulehu.

Dengan selesainya proses evakuasi dan seluruh korban berhasil diselamatkan, operasi SAR resmi ditutup.

Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing disertai ucapan terima kasih atas dukungan dan kerja sama selama operasi berlangsung.

Penulis : Eston Halamury

Editor : Eston Halamury

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Persoalan Wilayah Adat Dibahas Tanpa Pemangku Adat, GemaPenuSetara Angkat Suara
Praktisi Hukum Soroti Dugaan Pelanggaran HAM dalam Penetapan Batas Kawasan Hutan di Wilayah Adat Manusela dan Maraina
Anak-Anak Adat Maraina Bersuara: “Jangan Rampas Ruang Hidup Kami”
Masyarakat Adat Maraina Larang Aktivitas BTN dan BPKH hingga Ada Kejelasan Batas Kawasan
Warga Adat Manusela Tolak Pergeseran Tapal Batas Taman Nasional, Ajukan 6 Tuntutan
39 Siswa SMAN 38 Maluku Tengah Lulus 100 %, Kisah Dedikasi Guru di Balik Keterbatasan
Konsolidasi BPAN Maluku Ditutup di Haruku, Perkuat Solidaritas dan Pelestarian Adat
Konsolidasi BPAN di Haruku, Pemuda Adat Didorong Perkuat Pelestarian Nilai dan Lingkungan
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:57 WIT

Persoalan Wilayah Adat Dibahas Tanpa Pemangku Adat, GemaPenuSetara Angkat Suara

Senin, 8 Juni 2026 - 14:14 WIT

Tiga Pendaki Alami Hipotermia dan Cedera, Tim SAR Gabungan Evakuasi 13 Pendaki Gunung Simalopu

Senin, 8 Juni 2026 - 13:00 WIT

Praktisi Hukum Soroti Dugaan Pelanggaran HAM dalam Penetapan Batas Kawasan Hutan di Wilayah Adat Manusela dan Maraina

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:37 WIT

Anak-Anak Adat Maraina Bersuara: “Jangan Rampas Ruang Hidup Kami”

Senin, 1 Juni 2026 - 17:41 WIT

Masyarakat Adat Maraina Larang Aktivitas BTN dan BPKH hingga Ada Kejelasan Batas Kawasan

Berita Terbaru