Ambon | Maluku.Newsline.id — Insiden memilukan terjadi di kawasan Wailete, Desa Hative Besar, Kecamatan Teluk Ambon, Selasa (27/01/2026) sore. Aktivitas pembersihan lahan yang awalnya bertujuan membakar tumpukan kayu kering berubah menjadi tragedi yang merenggut nyawa seorang warga.
Korban diketahui bernama Marthen Ledrik Pattinama (58), warga Hative Besar, yang dilaporkan meninggal dunia setelah terjebak kobaran api yang dengan cepat meluas di lahan milik warga, tepatnya di RT 02/RW 02.
Peristiwa bermula saat korban membersihkan lahan dengan cara membakar kayu-kayu kering. Namun, diduga akibat kondisi cuaca panas serta material yang mudah terbakar, api dengan cepat membesar dan tak dapat dikendalikan. Korban yang berada di sekitar lokasi diduga tidak sempat menyelamatkan diri ketika api mulai mengepung area tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Warga sekitar yang melihat kepulan asap tebal disertai kobaran api segera melaporkan kejadian itu ke Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Hative Besar.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon menerima laporan pada pukul 17.40 WIT. Petugas langsung bergerak cepat dan dalam waktu 10 menit armada pertama dari Pos Hative Besar tiba di lokasi pada pukul 17.50 WIT.
Untuk memadamkan api sekaligus mencegah perambatan ke kawasan permukiman padat, Dinas Damkar mengerahkan kekuatan penuh, yakni:
- Pos Hative Besar: 1 unit mobil pemadam kebakaran dengan 8 personel
- Pos Mako: 1 unit mobil pemadam kebakaran dengan 6 personel
Total 14 personel dikerahkan dan dibantu warga setempat secara gotong royong untuk menjinakkan api.
Meski api berhasil dipadamkan, korban ditemukan telah meninggal dunia akibat luka bakar serius. Proses evakuasi dilakukan di tengah suasana duka mendalam yang menyelimuti keluarga dan warga sekitar.
Petugas memastikan kondisi benar-benar aman dan kondusif pada pukul 18.20 WIT, setelah dilakukan pendinginan dan dipastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi menyala kembali. Seluruh personel kemudian kembali ke pos masing-masing untuk melanjutkan piket kesiapsiagaan.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat Kota Ambon agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas pembakaran lahan, khususnya di tengah kondisi vegetasi yang kering dan cuaca panas, guna mencegah terulangnya kejadian serupa. (EH)
Editor : Eston Halamury










