DPD Al-Hidayah Jakarta Lantik Pengurus Baru, Basri Baco Tekankan Kepemimpinan Perempuan

Minggu, 8 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Maluku.Newsline.id — Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jakarta Pusat Pengajian Al-Hidayah periode 2025–2030 menjadi momentum penting dalam penguatan struktur organisasi sekaligus peningkatan kapasitas kepemimpinan perempuan di tingkat nasional. Kegiatan ini berlangsung di Jakarta Pusat, Sabtu (07/02/2026).

Pelantikan tersebut menandai komitmen baru Pengajian Al-Hidayah untuk terus memperluas perannya dalam pembangunan sosial, penguatan nilai keagamaan, serta pemberdayaan keluarga di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Golkar, Basri Baco, S.E., M.M., menegaskan bahwa organisasi perempuan harus memiliki fondasi kepemimpinan yang kokoh agar mampu bertahan dan relevan menghadapi perubahan sosial.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan bahwa amanah kepengurusan lima tahun ke depan harus dijalankan dengan profesionalitas, solidaritas, serta orientasi pada manfaat bagi masyarakat.

“Amanah ini bukan hadiah, tetapi tanggung jawab besar. Organisasi hanya akan kuat jika pengurusnya bekerja kompak, ikhlas, dan konsisten memberi manfaat bagi masyarakat DKI Jakarta serta seluruh rakyat Indonesia,” ujar Basri.

Basri juga menyoroti pentingnya peran perempuan sebagai penggerak nilai moral, spiritual, dan ketahanan keluarga. Menurutnya, penguatan karakter serta literasi keluarga merupakan inti dari kiprah dakwah Pengajian Al-Hidayah sejak awal didirikan.

Pada periode kepengurusan baru ini, DPD Pengajian Al-Hidayah Jakarta Pusat menyiapkan tiga fokus utama di setiap wilayah, yakni peningkatan kualitas pengajian, pemberdayaan ekonomi perempuan, serta penguatan tata kelola organisasi melalui sinergi dengan seluruh elemen masyarakat. Basri menyebut kolaborasi sebagai kunci utama untuk memperluas dampak sosial organisasi.

Sementara itu,Sriwaty, S.Pd., selaku Ketua DPD Pengajian Al-Hidayah Jakarta Pusat, menambahkan bahwa kepemimpinan perempuan memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan kehidupan masyarakat, khususnya dalam menghadapi tantangan perubahan zaman.

“Pengurus Pengajian Al-Hidayah harus menjadi motor gerakan perempuan yang lebih visioner, terstruktur, dan mampu menggerakkan program-program sosial secara berkelanjutan,” tegasnya.

Ia juga menilai ratusan kader Pengajian Al-Hidayah di masing-masing wilayah merupakan potensi besar yang perlu diperkuat melalui pelatihan, kaderisasi, serta pengembangan kapasitas (capacity building), agar mampu tampil sebagai pemimpin di komunitasnya masing-masing.

Dengan kepengurusan baru yang lebih solid, strategi yang terarah, serta dukungan dari berbagai pihak, Pengajian Al-Hidayah optimistis dapat terus melahirkan perempuan-perempuan pemimpin yang berkontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan pembangunan nasional. (**)

Penulis : SS

Editor : Melris Salmanu

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GEMA MBD Dukung Groundbreaking Blok Masela, Siap Kawal Hak Masyarakat Lokal
Jam Belajar Siswa di Aru Dihentikan Saat Hujan, Guru Kuatir Sekolah Roboh
Dugaan Pungli Tunjangan Guru di SMPN 05 Ambalau Jadi Sorotan Publik
Polemik Upah Proyek Pustu Oirleli di MBD, Pekerja: Tidak di Bayar Maka Akan di Jual Bagunan Ini
Narapolis Institute Pertemukan DKP, Akademisi, dan Masyarakat Adat Bahas Konservasi Laut
Masyarakat Adat Maraina Larang Aktivitas BTN dan BPKH hingga Ada Kejelasan Batas Kawasan
Warga Keluhkan Infrastruktur Jalan dan Pelayanan Pemerintah Desa
Warga Desa Hila Kembali Soroti Ketiadaan Sinyal Telkomsel, Pemda MBD Dinilai Gagal Menjawab Keluhan Bertahun-tahun
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 13:10 WIT

GEMA MBD Dukung Groundbreaking Blok Masela, Siap Kawal Hak Masyarakat Lokal

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:59 WIT

Jam Belajar Siswa di Aru Dihentikan Saat Hujan, Guru Kuatir Sekolah Roboh

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:47 WIT

Dugaan Pungli Tunjangan Guru di SMPN 05 Ambalau Jadi Sorotan Publik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:59 WIT

Polemik Upah Proyek Pustu Oirleli di MBD, Pekerja: Tidak di Bayar Maka Akan di Jual Bagunan Ini

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:52 WIT

Narapolis Institute Pertemukan DKP, Akademisi, dan Masyarakat Adat Bahas Konservasi Laut

Berita Terbaru