Ternate | Maluku.Newsline.id – Air mata haru menyelimuti wajah Hamis Kader, sosok sederhana yang telah mengabdikan dirinya selama 21 tahun di Universitas Khairun (Unkhair). Setelah menempuh perjalanan panjang penuh kesabaran, dedikasi, dan pengabdian, kini ia resmi menyandang status sebagai Aparatur Sipil Negara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN PPPK).
Hamis bukanlah nama baru di lingkungan kampus Unkhair. Pria yang dikenal rendah hati ini telah lama menjadi andalan di bidang teknisi kelistrikan. Sejak awal bergabung, ia bekerja dengan penuh tanggung jawab, memastikan setiap sudut kampus tetap terang dan aman. Dedikasinya yang konsisten membuat banyak rekan kerja menjadikannya contoh keteladanan dalam bekerja.
Upacara penyerahan Surat Keputusan (SK) dan pengambilan sumpah jabatan bagi 164 ASN PPPK Unkhair berlangsung khidmat di Aula Nuku, Kampus II Universitas Khairun, Kota Ternate, pada Senin (27/10/2025). Acara tersebut menjadi momentum bersejarah bagi banyak pegawai yang telah lama menantikan kepastian status mereka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam suasana penuh haru, Rektor Universitas Khairun menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pengabdian seluruh pegawai, termasuk Hamis Kader. Menurutnya, perjuangan panjang para pegawai honorer hingga akhirnya menjadi ASN PPPK merupakan bukti nyata dedikasi tanpa pamrih terhadap lembaga pendidikan tinggi ini.
“Selamat kepada seluruh ASN PPPK Unkhair. Ini bukan akhir perjuangan, melainkan awal untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada kampus dan masyarakat,” ujar Rektor dalam sambutannya.
Bagi Hamis, Unkhair bukan hanya tempat mencari nafkah. Kampus ini telah menjadi rumah kedua, tempat ia tumbuh, belajar, dan membangun makna pengabdian yang sesungguhnya. Ia mengaku bahwa pengakuan sebagai ASN PPPK adalah bentuk penghargaan tertinggi atas perjuangan panjang yang telah ia lalui.
“Selama dua dekade saya bekerja di sini, saya tidak pernah berpikir sejauh ini. Saya hanya berusaha menjalankan tugas dengan ikhlas. Hari ini saya bersyukur kepada Allah karena perjuangan itu akhirnya terbayar,” ungkap Hamis dengan mata berkaca-kaca.
Para rekan kerja turut memberikan ucapan selamat kepada Hamis. Mereka menyebutnya sebagai sosok pekerja keras yang tidak pernah mengeluh meski menghadapi berbagai keterbatasan. Kehadirannya selama ini menjadi inspirasi bagi banyak pegawai muda di lingkungan Unkhair.
Selain Hamis, puluhan pegawai lainnya juga merasakan kebahagiaan yang sama. Penyerahan SK PPPK ini diharapkan mampu meningkatkan semangat dan produktivitas kerja di lingkungan kampus. Pemerintah juga menegaskan komitmennya dalam memberikan kepastian status bagi tenaga honorer di berbagai instansi pendidikan.
Acara yang berlangsung sederhana namun penuh makna ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat universitas, para dosen, serta perwakilan pegawai non-ASN. Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas capaian yang telah diraih.
Keberhasilan Hamis menjadi ASN PPPK Unkhair menjadi simbol bahwa kerja keras dan ketulusan tidak pernah sia-sia. Perjalanan panjangnya mengajarkan arti kesetiaan terhadap profesi dan dedikasi terhadap lembaga.
Kini, setelah 21 tahun berjuang dalam diam, Hamis Kader melangkah dengan bangga menyandang status baru, siap melanjutkan pengabdian dengan semangat yang sama — dedikasi tanpa batas untuk Universitas Khairun.(BOYS)










