Tim Gabungan TNI- POLRI Evakuasi Korban Penyerangan KKB di Distrik Anggruk Kab. Yahukimo Papua Pegunungan

Senin, 24 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YAHOKIMO,maluku.newsline.id—Evakuasi terhadap 8 Korban kekerasan KKB tersebut di lakukan Personil Gabungan Ops Damai Cartenz -2025, di Distrik Anggruk Kab. Yahukimo. (23/03/2025)

Meski mengalami kendala dan proses evakuasi hanya dapat dilakukan lewat udara, namun proses evakuasi para korban selamat maupun meninggal berhasil di lakukan.

” Tim kami menghadapi kondisi medan yang sangat berat dan potensi gangguan dari kelompok bersenjata, namun berkat koordinasi yang baik, jenazah korban berhasil si bawa ke bandara Dekai Kab. Yahukimo untuk di proses identifikasi lebih lanjut” Jelasnya.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak delapan orang yang berhasil di evakuasi adalah:
1). Rosalina Berek Sogen, meninggal dunia.
2). Doinisiar Taroci More
3). Vatiana Kambu,
4). Paskalia Peni Tere Liman.
5). Fidelis De Lena.
6). Kosmas Paga.
7). Penus Lepi (asal Yahukimo di pulangkan dari RSAD Marten Indey karena di nyatakan sehat)
8. Irawati Nebobohan (Nakes)

Sementara itu dua orang warga asli Yahukimo Lenike Saban, guru dan Erens, petani tidak ikut di evakuasi karena permintaan sendiri.

Dansatgas Rajawali II Koops TNI Habema Kogabwilhan III, Letkol Inf. Gustiawan mengkonfirmasi bahwa serangan KKB terhadap guru dan nakes di Distrik Anggruk Kab. Yahukimo Papua Pegunungan, terjadi pada Jumat (21/03/2025) sekitar pukul 5 sore.

KKB membakar sekolah dan melakukan kekerasan terhadap para guru yang mengajar di SD YPK Anggruk serta tenaga Kesehatan.

Akibatnya satu orang guru meninggal dunia dan 7 lainnya termasuk tenaga nakes yang mengalami luka-luka serius dan trauma berat. (RD)

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Welem Porumau: Dari Kampus di Ambon hingga Panggung Google Indonesia
Nyatakan Sikap, GMNI Aru Dukung Kejati Selesaikan Kasus Jalan Lingkar Wokam
Pemuda Manipa Desak Polda Maluku Segera Tangkap Pelaku Pengeroyokan Abdullah Mahu
P3MS Desak Polda Maluku Usut Tuntas Akun Pengancam Warga Samasuru
Partai Politik, Oligarki, dan Rapuhnya Makna Perkaderan
Jurang Ekonomi Melebar di Tengah Kenaikan Biaya Hidup
Salah Tangkap Victor Parera, Polisi Minta Maaf, Publik Pertanyakan Sikap Resmi Institusi
Klarifikasi Dugaan Salah Tangkap di Maluku Tengah Viral di Facebook, Keluarga Minta Pemulihan Nama Baik
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:13 WIT

Jejak Welem Porumau: Dari Kampus di Ambon hingga Panggung Google Indonesia

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:09 WIT

Nyatakan Sikap, GMNI Aru Dukung Kejati Selesaikan Kasus Jalan Lingkar Wokam

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:18 WIT

Pemuda Manipa Desak Polda Maluku Segera Tangkap Pelaku Pengeroyokan Abdullah Mahu

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:23 WIT

P3MS Desak Polda Maluku Usut Tuntas Akun Pengancam Warga Samasuru

Rabu, 22 April 2026 - 13:19 WIT

Partai Politik, Oligarki, dan Rapuhnya Makna Perkaderan

Berita Terbaru